Pertamina : SPBU Tanah Hitam Tutup Karena Sedang Dalam Pembinaan

0
57
SPBU Tanah Hitam yang beberapa hari terakhir pagarnya tertutup rapat dan tertempel pemberitahuan bahwa BBM "HABIS"

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dalam beberapa hari ini, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanah Hitam, Distrik Abepura tampak tidak melayani konsumen.

Pihak manajemen SPBU pun memasang pemberitahuan melalui kertas yang terpasang di dekat pintu gerbang maupun di mesin-mesin tempat pengisian BBM ke kendaraan, dengan tulisan “HABIS” yang menginformasikan bahwa BBM habis.

Namun demikian, di dua SPBU terdekat, yakni SPBU Kotaraja dan SPBU Padang Bulan, tampak tidak ada kekurangan stok BBM, meski masyarakat harus antri yang terkadang butuh waktu agak lama karena antrian yang panjang.

Pihak Pertamina MOR VIII menyatakan bahwa hal itu terkait upaya pembinaan terhadap pengusaha SPBU Tanah Hitam, setelah diketahui terjadi kebocoran pada pipa penyalur BBM jenis Pertalite.

“Awalnya karena ada kebocoran pipa penyalur BBM jenis Pertalite di SPBU Tanah Hitam,” ungkap General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku-Papua, Iim Febrian didampingi Manager Retail Fuel Marketing Region VIII, Fanda Chrismianto dan Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region VIII, Brasto Galih Nugroho kepada wartawan di Jayapura, Kamis (6/12/2018).

General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku-Papua, Iim Febrian didampingi Manager Retail Fuel Marketing Region VIII, Fanda Chrismianto dan Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region VIII, Brasto Galih Nugroho saat member keterangan pers di Jayapura, Kamis (6/12/2018)

Dikatakan, sambil menunggu selesainya perbaikan pipa yang bocor, masyarakat  tetap mendapatkan pelayanan atas kebutuhan BBM, melalui dua SPBU terdekat, yaitu di Kotaraja dan Padang Bulan.

“Kami mengupayakan perbaikan secepatnya, sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru nanti,” jelasnya.

Disinggung tentang tutup totalnya SPBU, yang hanya karena bocornya satu pipa, yakni pipa penyalur BBM Pertalite, karena sekaligus dilakukan pembinaan kepada Pengusaha SPBU Tanah Hitam oleh Pertamina.

“Jadi sekaligus kita cek semua, dan itu merupakan bagian dari upaya Pertamina melakukan pembinaan,” imbuh Brasto.

Manajemen PT Pertamina MOR VIII Papua-Maluku, kata Brasto, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat selaku konsumen atas ketidaknyamanannya tetkait terganggunya pelayanan di SPBU Tanah Hitam.

“Kami upayakan bersama dengan pemilik SPBU untuk secepatnya menyelesaikan perbaikan, sehingga SPBU Tanah Hitam dapat beroperasi normal lagi,” ujarnya.[yat]