Dinkes Papua dan Pos Indonesia Teken MoU Tanggulangi TBC

0
26
Caption: Dinkes Papua dan PT. Pos Indonesia Tanda Tangan Perjanjian Kerjasama Tanggulangi Penyakit TBC di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Papua, Selasa (6/11/2018). Foto: ist / PapuaSatu.com
Caption: Dinkes Papua dan PT. Pos Indonesia Tanda Tangan Perjanjian Kerjasama Tanggulangi Penyakit TBC di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Papua, Selasa (6/11/2018). Foto: ist / PapuaSatu.com

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan PT Pos Indonesia Regional XI Wilayah Papua dan Papua Barat teken perjanjian kerjasama (MoU) dalam rangka pemanfaatan jasa layanan pos bagi penanggulangan penyakit tuberculosis (TBC) di Papua.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes, mengatakan penandatanganan perjanjian dalam hal pengiriman logistik, peralatan dan obat-obatan ke seluruh kabupaten di Provinsi Papua.

Dimana, dari dari sisi harga dan kualitas layananan PT Pos Indonesia masih tercepat dan terbaik dibandingkan dengan jasa pengiriman lainnya.

“Nanti setiap tahun kami selalu bekerjasama dengan berbagai program, kali ini dengan masalah TBC karena dalam hal jaringan, PT Pos Indonesia adalah nomor satu dan terbaik,” kata Aloysius Giyai di halaman Kantor Dinas Kesehatan Papua, Selasa (6/11/2018).
Dikatakan, kondisi geografis di Papua yang sangat sulit dijangkau sehingga membutuhkan dukungan mitra kerja seperti PT Pos Indonesia demi menangunggulangi masalah kesehatan di seluruh pelosok Papua, terutama penanggulangan penyakit TBC.

Kepala PT Pos Indonesia Regional XI, W. Lily Selanno, mengatakan dengan semua kapasitas jaringan yang terpasang, PT Pos Indonesia Regional XI siap menjalankan tugasnya melakukan distribusi semua kiriman yang diberikan Dinas Kesehatan Papua.
“Sebenarnya kerjasama dengan Dinas Kesehatan sudah berlangsung lama, termasuk juga kerjasama kita dengan Departemen Kesehatan sudah lama untuk menjangkau seluruh pelosok,” kata Lily.

Menurut Lily, PT Pos Indonesia adalah perpanjangan tangan pemerintah yang hadir menjangkau masyarakat di pelosok nusantara sama seperti pelayanan kesehatan dan terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi.

“Kami siap hadir untuk menyampaikan seluruh pesan layanan masyarakat langsung di pelosok Tanah Papua. Artinya, dengan kerjasama ini semoga akan ada kerjasama yang lainnya, karena selama ini tidak ada masalah kecuali ada kejadian luar biasa seperti bencana,” ujarnya. [piet]