Pengembangan Kampung KB Butuh Rancangan Program Strategis

0
79
Caption : Wakil Walikota Ir. Rustam Saru,MM saat membuka Kegiatan Pertemuan Kelompok Kerja di Kampung KB yang diselenggarakan DP3A-KB, Rabu (07/10/2018).
Caption : Wakil Walikota Ir. Rustam Saru,MM saat membuka Kegiatan Pertemuan Kelompok Kerja di Kampung KB yang diselenggarakan DP3A-KB, Rabu (07/10/2018).

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Badan Pemberdayaan Perempua Perlindungan Anak dan Keluarag Berencana  (DP2A-KB) Kota Jayapura  gelag Pertemuan Kelompok Kerja di Kampung KB, kagiatan ini guna menyamakan presepsi terhadap program yang dibutukan dalam kampung KB, yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Sosial Provinsi Papua, Rabu (07/10/2018).

Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Ibu Ke-90 Tingkat Kota Jayapura Tahun 2018 dengan Thema Mewujudkan Keluarag yang Berkualitas, Bahagia dan Sejahtera yang dilaksanakan  di 6 kampung KB di Kota Jayapura yaotu Kayu Batu, Tobati, Waena, Nafri dan Moso yang dimulai dari Kampung Kayu Batu.

Walikota dalam sambutan yang dibacakan Wakil Walikota Jayapura Ir. Rustan Saru,MM menyampaikan, Berdasarkan Undang – undang No  52 Tahun 2009 tentang  perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, penduduk merupakan acuan dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia dalam membahas integrasi penduduk dan pembangunan sehingga penduduk diharapkan menjadi subjek pembangunan.

” penduduk tidak hanya diberlakukan sebagai objek tetapi juga subjek pembangunan,” kata Rustan.

Dikatakan,  jika penduduk memiliki peran sebagai objek pembangunan maka diperlukan upaya pemberdayaan untuk menyadarkan penduduk dan meningkatkan kapasitas penduduk dalam pembangunan.

” ini menyangkut pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. keluarga merupakan Tempat pembentukan dan pengembangan mental karakter dan moral anggotanya,” ujarnya.

Lanjutnya, Kampung KB merupakan salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan yang dimaksud secara utuh di lapangan. Secara keseluruhan Kampung KB merupakan upaya dalam melaksanakan program KKBPK secara utuh yang melibatkan seluruh bidang lingkungan BKKBN serta bersinergi dengan Kementerian, Lembaga Mitra, Stakeholder,Instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah.

Untuk itu, Pemerintah Kota Jayapura sebagai pemerintah bawahan sudah menjadi suatu kewajiban untuk melaksanakan apa yang telah diamanatkan, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan ini yang ditujukan agar menjadi sarana yang menyatukan persepsi dan membangun komitmen dalam mengoptimalisasikan program di sektor pembangunan yang dibutuhkan Kampung KB.

” Saya berpesan kepada seluruh dirinya agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya serta apa yang disampaikan pemateri benar-benar dipahami sehingga hasil yang diharapkan yaitu meningkatkan efektivitas pelayanan Kampung KB di kota Jayapura dapat benar-benar terealisasi.

Kepala BP3A-KB Kota Jayapura Betty Pui, SE, M.Pa menyampaikan,Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran  Pemerintah Daerah, Lembaga Non Pemerintah dan Swasta dalam memfasilitasi pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan keluarga berencan, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait.

selain itu,  meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan serta untuk menyamakan persepsi bersama OPD sesuai kapasitas dalam optimalisasikan program sektor pembangunan yang dibutuhkan Kampung KB,

” ini juga untuk membangun komitmen bersama OPD agar bisa menghadirkan program-program yang dibutuhkan,” kata Betty.

Kegiatan pertemuan Kelompok Kerja di Kampung Keluarga Berencana ini dikuti oleh 450 orang terdiri dari kelompok Tribina, PKK Kampung,  Tokoh Masyaraka, Tokoh Agama, Tokoh Adat di 6 kampung yang ada di Kota Jayapura.[moza]