Stabilkan Harga Bapok, Pemkot Jayapura Akan Lakukan Intervensi Pasar

0
64
Caption: Wakil Walikota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM saat melakukan zidak, Kamis (06/12/2018).
Caption: Wakil Walikota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM saat melakukan zidak, Kamis (06/12/2018).

JAYAPURA, PapuaSatu.com Memastikan harga di pasaran dan ketersediaan bahan pokok jelang Natal, Pemerintah Kota Jayapura lakukan sidak. Pemkot akan lakukan intervensi pasar, menyusul kenaikan sejumlah bahan pokok. Kamis (06/12/2018).

Sidak tersebut melibatkan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota, Bapeda Kota, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Jayapura, Bulog, Bank Indonesia serta Polda Papua yang dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM.

Wakil Walikota menyampaikan, Pihaknya akan melakukan intervensi pasar  guna mengstabilkan harga bahan pokok di pasaranan yang mulai beranjak naik baik di pasar tradisional maupun Pasar Modern atau Supermarket.

Untuk pasar tradisional harga bahan pokok seperti harga Ikan berkisar antara 20.000 -25.000 ribu rupiah atau melonjak hingga 200 persen dari harga sebelumnya, Telur juga mengalami kenaikan dari 2.000 rupiah perbutir naik  menjadi 25.000 perbutir, cabai rawit mengalami kenakikan yang cukup tinggi hingga mencapai 90.000 per kilogram dari harga normal sementara harga  sayur dan bawang relative normal.

Sementara harga bahan pokok di pasar modern atau supermarket relative normal meski ada perbedaah harga untuk bahan pokok tertentu seperti harga telur yang mengikuti harga distributor sehingga berfariasi sementara harga bawang, cabai  dan telur juga berfariasi dibanding pasar tradisional.

“ Dari kondisi ini, ada tiga hal yang perlu kita intervensi yaitu ikan, cabai dan telur. Ini yang menjadi perhatian pemerintah kota , bulog dan tim pengendalian inflasi daerah untuk melakukan operasi pasar agar strok tercukupi dan harga tidak melonjak naik,”ujarnya.[moza]