Sat Pol Air Merauke Gencar Pelaksanaan Program Quick Wins

MERAUKE, PapuaSatu.com – Satuan Polair Polres Merauke terus menggejot kegiatan Quick Wins Program VI Polisi sebagai Penggerak Repolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di ruang publik “Harkamtibmas” di masyarakat pesisir kampung Matandi Kabupaten Merauke, Rabu (9/5/2018).

Pantauan media ini, terlihat kegiatan Quick Wins yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol Air Polres Merauke, AKP Sakka yang diwakili Kaur Bin Ops Pol Air, Ipda A Dani dihadiri kepala suku Asmat Alvius Pakanemas dan Ketua RT 12 Andreas Puer serta sekitar 60 orang lebih masyarakat.

“Program Quick Wins bertujuan agar pola pembinaan Satuan Pol Air kepada masyarakat di pinggir Pantai maupun dari batas sungai kali torasi sampai muara Digoel bisa berjalan dengan baik,” kata Ipda A Dani.

Selaku penyambung lidah dari pihak pemerintah khususnya di kampung Matandi pihaknya akan terus melakukan pola pembinaan agar potensi gangguan kamtibmas dapat diatasi seperti gangguan keamanan dan peredaran miras.

Namun ia menghimbau kepada masyarakat agar  tetap memelihara dan menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan. “Jadilah polisi bagi diri sendiri dan segera tinggalkan budaya mengkonsumsi miras, karena miras akan merugikan baik materil maupun pihak lain,” imbau Ipda A Dani.

Kepala suku Asmat Alvius Pakanemas selaku perwakilan masyarakat Kampung menyampaikan rasa kebanggaannya  atas kehadiran polri dari kesatuan Pol Air Polres Merauke yang iktu mengambil bagian dalam memelihara dan menjaga daerah yang mereka diami.

“Kami masyarakat setempat siap memberikan dukungan kepada polri dalam menjaga keamanan  dan ketertiban lingkungan, apalagi dalam melaksanakan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Papua yang akan datang,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Ketua RT 12 Andreas Puer mengeaskan, keamanan datang dari diri sendiri bukan dari orang lain.

“Jadi kalau mau kampong kita harus menjaga keamanan dan ketertiban, saling menghargai. Apabila suda malam saya mohon kepada masyarakat agar musik jangan di putar sampai larut malam karena itu akan mengganggu masyarakat yang istirahat hingga menimbulkan keributan,” ajaknya diakhirnya sesi Tanya jawab. [loy]