Antisipasi Teror, Babinsa Diminta Membangun Komunikasi dengan Masyarakat

JAYAPURA, PapuaSatu.com – 200 Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komanda Rayon Militer (Danramil) dan aparat Inteligen di bawah jajaran Korem 172/PWY menerima pengarahan dari Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar P. Sianipar di Aula Makorem 172/PWY, Abepura, Jayapura, Papua, Jumat (18/05/2018).

Dalam arahannya, Danrem menyampaikan agar setiap Babinsa, Danramil dan aparat intel dapat menyikapi tentang kejadian-kejadian terorisme secara beruntun di beberapa daerah di Indonesia.

Pihaknya memerintahkan para Babinsa dan Danramil segera membangun komunikasi dengan masyarakat, “bukan membangun suasana ketakutan di lingkungan masyarakat, tetapi buat kewaspadaan dilingkungan masing-masing dengan penyampaian secara halus dan gampang dimengerti” kata Danrem 172/PWY.

“Sampaikan kepada masyarakat agar jangan menjadikan perbedaan itu sebagai persoalan dalam hidup kita, kita sudah disatukan oleh pancasila jadikan keberagaman itu sebagai kekayaan kita, kita adalah saudara” tambahnya.

Lanjutnya, kalau hari ini ada babinsa yang tidak dikenal oleh masyarakatnya, “saya minta kalian turun ke wilayah kalian. Babinsa adalah aparat dan tokoh masyarakat, jika ada babinsa yang tidak dikenal oleh masyarakat bagaimana caranya” tukasnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa, Kapolda Papua juga sudah menyampaikan untuk mengaktifkan kembali wajib lapor. “Ingat ya, wajib lapor, siskamling itu merupakan konsep kita sejak dulu yang mulai terlupakan. Bukan untuk mencurigai orang, tetapi untuk mengingatkan agar masyarakt peduli jika ada orang baru masuk di wilayahnya wajib lapor”, tegasnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa, tulang punggung teritorial adalah Babinsa dan Danramil. Tugas satuan kewilayahan tidak akan tercapai tanpa adanya kalian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dan jangan lupa untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian.

“Mari kita jaga Tanah Papua tetap aman dan kondusif sebagai salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki toleransi antar umat beragama yang solid” pungkasnya. [abe]