
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Untuk menjaga agar pasokan listrik ke konsumennya selama perayaan Idul Fitri 1439 H/2018 M, pihak PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat menyiagakan tim yang terbagi tiga shif secara bergiliran.
Dan karena secara bersamaan ada momen Pilkada yang pemungutan suaranya digelar 27 Juni 2018, serta piala dunia yang berlangsung satu bulan di Rusia (15 Juni-15 Juli), tim siaga tersebut akan berlanjut hingga piala dunia usai.
Hal itu sebagaimana diungkapkan Nyoman Satriadi Ray selaku Manager Sector PT PLN WP2B didampingi Manager PT. PLN Area Jayapura, John S. Yarangga, saat ditemui wartawan di Kantor PLN WP2B, Selasa (26/6/2018).
“Untuk kesiapan Pilkada, memang instruksi dari pusat sejak plus minus lebaran sampai sekarang masih tetap waspada. Kemungkinan ditambah piala dunia sekitar satu bulan. Jadi sampai 15 juli kita tetap waspada,” ungkap Nyoman Satriadi.
Untuk daya yang dimiliki PLN dari sejumlah pembangkit, seperti PLTA Oriya Genyem, PLTMG Holtekamp dan sejumlah PLTD di Kota Jayapura, Waena dan Sentani, untuk mensuplay kebutuhan listrik di Kota/Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, totalnya mencapai 108 mega whatt.
“Dengan daya itu sangat menjamin untuk memasok kebutuhan listrik masyarakat Jayapura,” ungkap Nyoman.
Yang mana, beban puncak paling tinggi yang terjadi pada awal Juni mencapai 76 mega whatt. Itu pun hanya sesaat yang diduga akibat suhu udara panas. Karena rata-rata konsumsi daya adalah 72-73 mega whatt.
Namun, dengan jarak antara pembangkit listrik satu dengan lainnya yang cukup jauh, sehingga terkadang muncul masalah di jaringan listrik, baik faktor internal maupun ekternal.
“Jaringan kabel yang banyak di pinggir jalan, itu yang sering terjadi kendala,” jelasnya.
Hal itu apakah jaringan yang tertimpa pohon ataupun terjadi kerusakan alat akibat petir, dan lain-lain yang menyebabkan terjadinya listrik padam.
Seperti yang terjadi Hari Jumat (15/6/2018) sekitar pukul 05.00 WIT, yaitu adanya gangguan trafo di Holtekamp yang mengakibatkan padam total.
Jhon S Yarangga mengungkapkan, bahwa untuk Kota/Kabupaten Jayapura, pihaknya menyiapkan sekitar 100 tenaga untuk siaga yang terbagi dalam tiga shif, sejak sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Dan terkait Pilkada, pihaknya sudah memeriksa semua kantor penyelenggara Pilkada, seperti KPU, Bawaslu dan posko-posko maupun TPS-TPS.
Sehingga diharapkan penyelenggara pemilu tidak mengalami kendala yang terkait dengan kebutuhan listrik.[yat]










