
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto S.I.P. dan Kapolri serahkan 30 ribu paket bantuan untuk penanganan Covid-19 di Papua dan Barat.
Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Panglima TNI dan Kapolri didampingi Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto kepada tokoh-tokoh Gereja, TNI dan Polri pada kegiatan komunikasi sosial dan Video Confrence dengan seluruh Tokoh Agama Se-Provinsi Papua dan Papua Barat, di Hotel Garden Sunni Lake Sentani-Jayapura-Papua, Jum’at (08/01/2021).
“Ada 30 paket bantuan yang diperuntukan kepada masyarakat, diantara 10 ribu untuk Rapid Antigen, 10 ribu untuk APD dan 10 ribu untuk Sembako. Mudah-mudahan satu ini bantuan sudah bisa disalurkan kepada masyarakat,” tukasnya.
Rapid Antingen akan diberikan kepada seluruh Tokoh agama untuk melakukan testing kepada seluruh umatnya yang ada di tanah Papua dan Papua Barat. “Kalau kurang ada wa saya dan sampaikan kepada saya,” paparnya.
Panglima menyampaikan, pemerintah telah membuat program untuk melaksanakan vaksinisasi, pertama sebanyak 1,3 juta. “Vaksinasi ini lebih dulu disampaikan kepada tenaga medis, anggota TNI-Polri yang kemudian kepada masyarakat sesuai perencanaan pemerintah di kementrian kesehatan,” katanya.
Namun sambil menunggu dilakukan vaksinasi, Panglima mengingatkan kepada kepada tokoh agama dan seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker. “ Harus tetap dilaksanakan, karena satu-satunya obat mujarap harus disiplin menggunakan masker,” tegasnya.
Hal tersebut berdasarkan Kepres No. 20 tahun 2020 bahwa tim koordinasi terpadu di Provinsi Papua dan Papua Barat yang diketuai Wakil Presiden RI. “Ini bukti bahwa Presiden serius untuk memajukan Papua dan Papua Barat,” tegas Panglima.
Perhatian pemerintah tidak hanya menjaga peningkatan SDM, akan tetapi juga menjaga Kualitas kehidupan di Papua agar masyarakat Papua dan Papua Barat mampu membangun daerahnya sendiri.
“Saya yakin Papua dan Papua barat bisa maju karena Papua dan Papua Barat mempunyai aspek yang memenuhi untuk menjadikan mereka lebih maju. Mari kita bersatu membangun Papua dan Papua Barat agar semakin sejahtera dan maju, saya yakin kehadiran tokoh agama mampu membantu kelancaran pembangunan di Papua dan Papua Barat selama ini,” pungkasnya. [redaksi]










