Grand Design Dan Raperdasus Diperlukan Untuk Beasiswa Otsus

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Wakil Ketua Komisi V DPRP Papua, Kamasan Jack Komboy mengatakan perlu adanya grand design yang menjadi acuan untuk beasiswa otonomi khusus (otsus) dari Pemerintah Provinsi (pemprov) Papua melalui Badan Pengelola Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua.

“Saya minta untuk BPSDM menyusun sebuah grand design dengan baik agar menjadi acuan untuk langkah-langkah menuju tahun 2045,” katanya pada wartawan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPRP Papua Bersama BPSDM di Horison Kotaraja, Kamis (2/9/21).

Jack meminta grand design tersebut dapat dikemas dan dibicarakan dengan baik sehingga mencegah terjadinya masalah beasiswa otsus seperti tahun-tahun sebelumnya. “Karena ini menggunakan anggaran otsus kepada masyarakat Papua jadi saya harap dikemas dengan baik, dibicarakan dengan semua pihak sehingga benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar mantan pemain Persipura ini.

Selain itu, Jack ungkapkan pihaknya menunggu rancangan peraturan daerah khusus (raperdasus) yang merupakan usulan inisiatif dari BPSDM.

“DPRP tinggal menunggu karena ini usulan dari BPSDM. Nanti kami akan diskusikan itu dan saya kira dari hasil ini, kedepannya kita akan mengundang BPSDM kembali beserta tenaga ahli juga para doktor  untuk diskusikan kembali terkait dengan rencana mereka membuat sebuah perdasus,” ungkap Jack.

Jack berharap hal-hal terkait persiapan penerimaan calon penerima beasiswa hingga masa proses melanjutkan pendidikan ke luar negeri dapat dituangkan didalam raperdasus.

“Ya sehingga dalam proses penerimaan, aturan mainnya nanti seperti apa itu dimuat didalam perdasus yang rencananya akan dibuat, termasuk keterlibatan alumni didalamnya. Dan sekarang BPSDM ini menggunakan tenaga-tenaga ahli doktor yang juga merupakan mantan-mantan penerima beasiswa otsus,” tukasnya. [ayu]