
SENTANI, PapuaSatu.com – Meski agak lambat karena proses labelisasi, Air Minum Kemasan (AMK) dengan merek Nanwani, saat ini telah siap diproduksi dan dipasarkan bersama-sama produk AMK Robongholo oleh PDAM Jayapura yang beberapa waktu lalu diluncurkan bersama-sama.
Hal itu diungkapkan Dirut PDAM Jayapura, Entis Sutisna saat ditemui wartawan di Sentani, bahwa produksi AMK Nanwani dan AKM Robongholo akan diatur dengan sistem sift.
“Nanti sift pertama kita produksi Robongholo dan sif kedua Nanwani,” ungkapnya, Selasa (7/9/21).
AMK Nanwani dan AMK Robongholo akan dipasarkan berdampingan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota dan Kabupaten Jayapura, termasuk untuk memenuhi target sebagai air minum kemasan resmi untuk PON XX Papua Tahun 2021.
Untuk target produksi, pihaknya mengatur dengan produksi AMK Robongholo dalam sift pertama 1000 dan AMK Nanwani pada sift kedua 1000 kemasan juga dalam satu hari.
“Kami menargetkan produksi untuk kurun waktu dua sift itu sekitar 2000 karton per hari,” jelasnya.
Diakui, keterlambatan produksi AMK Nanwani terkendala dalam proses pengiriman label kemasan.
“Pada saat produksi Nanwani itu sendiri kan ijin edarnya baru keluar di pertengahan Bulan Agustus 2021, dan untuk packingnya dalam dua minggu ini baru bisa dibeli,” jelasnya.
Selain itu, botol keasan 330 ml juga baru bisa diproduksi awal Bulan September 2021.
“Saya berharap dengan adanya kemasan 330 ml ini, saya kira dua produk ini sudah siap kami edarkan,” ujarnya.[yat]










