UMKM Yang Berjualan di Arena PON Diperkenalkan Tentang Sistem Pembayaran Nontunai

Suasana Sosialisasi tentang penggunaan sistem pembayaran non tunai bagi pelaku UMKM
Suasana Sosialisasi tentang penggunaan sistem pembayaran non tunai bagi pelaku UMKM

SENTANI, PapuaSatu.com – Pihak panitia PON XX Papua 2021, dalam hal ini Sub Bidang Sosial Ekonomi pada Sub PB PON XX Cluster Kabupaten Jayapura menggelar sosialisasi tentang penggunaan sistem pembayaran nontunai bagi 100 UMKM yang telah terdaftar untuk menjual produk-produknya saat berlangsungnya iven PON XX nanti.

Sosialisasi yang digelar di Rumah Cokelat Khenambay Umbay, Kompleks Perkantoran Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (11/9/21) tersebut, diikuti oleh perwakilan dari pelaku UMKM yang terdiri dari kuliner, craft dan souvernir.

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, bersama Staf Khusus (Stafsus) Presiden Billy Mambrasar.

Turut dihadiri Koordinator Sub Bidang Sosial Ekonomi dibawah Bidang IV Sarana Prasarana Penunjang pada Sub PB PON XX Cluster Kabupaten Jayapura Yos Levie Yoku dan anggota Sub Bidang Sosial Ekonomi Ir. H. Sambodo Samiyana, M.Si.

Koordinator Sub Bidang Sosial Ekonomi pada Bidang IV Sarana Prasarana Penunjang Sub PB PON XX Cluster Kabupaten Jayapura Yos Levie Yoku menjelaskan, pembayaran non tunai dilakukan bekerjasama dengan pihak perbankan yang menyiapkan aplikasi non tunai.

“Kami mencoba untuk mengantisipasi ketika para pengunjung maupun tim yang datang ke venue-venue itu tidak membawa uang dalam bentuk tunai,” kata Yos Levie Yoku di sela-sela kegiatan tersebut.

Dikatakan, aplikasi nontunai QRIS (Quick Respons Indonesia Standard) dari Bank Indonesia melalui perbankan disiapkan bagi pelaku UMKM, yang akan sangat memudahkan para tamu atau pengunjung yang akan bertransaksi tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah banyak.

“Sehingga kami bekerja sama dengan pihak perbankan untuk menyiapkan aplikasi-aplikasi atau semacam barcode. Supaya memudahkan proses pembayaran produk souvernir atau kuliner yang dipajang oleh pelaku UMKM di venue-venue PON,” ujar Yos Levie Yoku.

Sementara itu, Anggota Sub Bidang Sosial Ekonomi pada Bidang IV Sarana Prasarana Penunjang Sub PB PON XX Cluster Kabupaten Jayapura, Ir. H. Sambodo Samiyana, M.Si, menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan produk-produk UMKM yang ada di Kabupaten Jayapura kepada Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar, untuk selanjutnya dilaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo.

Untuk mengantisipasi permintaan tempat di luar 100 pelaku UMKM yang sudah terdaftar, pihaknya masih akan menerima UMKM baru, hanya saja penempatannya berada di luar venue PON, seperti tempat wisata atau tempat keramaian lainnya yang ada di Kabuaten Jayapura.[yat]