
KEEROM, PapuaSatu.com – Kodam XVII/Cenderawasih kembali menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Keerom, yang merupakan kabupaten penyangga suksesnya Papua sebagai tuan rumah PON XX Papua 2021.
Kalau sebelumnya digelar di Arso 2, kali ini (Selasa, 14/09/21), digelar di Kampung Sanggaria Arso 1, tepatnya di halaman Masjid Fisabilillah.
Serbuan vaksin yang diagendakan dilaksanakan dua hari (14-15 September 2021), tampak langsung diserbu warga yang hendak vaksin, baik vaksin pertama maupun kedua.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Reza Nur Patria bersama Dandim 1701/Jayapura, Kolonel Inf Edwin Apria Candra saat ditemui wartawan mengungkapkan, vaksinasi tersebut sebagai salah satu petunjuk dari Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triono, bahwa dalam melaksanakan serbuan vaksinasi dimaksimalkan di empat cluster PON dan satu kabupaten penyangga, yaitu Kabupaten Keerom.
“Sehingga dalam pelaksanaannya nanti, kegiatan vaksinasi ini yang kedua. Bahkan besok kita masih melaksanakan vaksinasi lanjutan di tempat ini untuk masyarakat yang belum tervaksinasi Covid-19 atau yang belum mendaftar,” ungkapnya saat ditemui wartawan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut.
Dalam pelaksanaan vaksinasi, kata Kapendam Reza, ditargetkan lebih dari 100 orang per harinya, dengan harapan pada saat iven PON digelar, 70 persen warga sudah divaksin Covid-19.
Wakil Bupati Kerrom, Wahfir Kosasih pun tampak mengunjungi dan berdialog dengan petugas fasilitator vaksinasi ataupun warga yang hendak vaksin.
Saat ditemui wartawan di sela-sela kunjungannya, wakil bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Pangdam XVII/Cenderawasih yang telah mensupport pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Keerom.
Hal itu setelah melihat antusias warga yang tinggi untuk ikut divaksin.
“Dengan adanya vaksinasi yang diselenggarakan Kodam ini, insa Alloh tambah semangat,” ungkapnya.
Dikatakan, ia sebelumnya merasa pesimis akan banyak yang datang, tetapi saat ditinjaunya, baru sekitar pukul 10.00 WIT sudah hampir 100 orang yang mendaftar.
Tentang masih adanya orang yang tidak mau dan bahkan menentang vaksinasi, Wahfir Kosasih mengungkapkan bahwa mereka jumlahnya sedikit saja.
“Ibarat orang jalan itu dia nyerimpetin (berupaya menghalangi),” ujarnya.
Terkait banyaknya hoax (informasi bohong) terkait vaksinasi Covid-19, Wakil Bupati Keerom pun mengimbau agar dalam menanggapi informasi dilakukan pengecekan kebenarannya, agar tidak termakan hoax.
H. Nursalim Arrozi, selaku Ketua FKUB Kabupaten Keerom menambahkan, bahwa perlunya support terhadap semangat masyarakat dalam mengikuti vaksinasi Covid-19.
Seperti yang digelar di halaman Masjid Fisabilillah Arso 1, yang dilaksanakan kerjasama Kodam dengan tokoh-tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Keerom.
“Kerja sama lintas sektoral ini penting untuk mencapai target 70 persen vaksinasi di Kabupaten Keerom ini,” tandasnya.[yat]










