Peserta Lomba Pondok Natal Partai Hanura Membludak Mencapai Ratusan Peserta

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Partai Hanura menggelar lomba pondok natal se-kota Jayapura. Perlombaan tersebut dirangkai dalam rangka HUT Partai Hanura ke-15 tahun, dimana HUT Partai Hanura bertepatan dengan hari perayaan Natal.

Maka, Partai Hanura melakukan kegiatan-kegiatan yang berdampak dan bukti nyata untuk melibatkan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan lomba Pondok Natal. Pendaftaran lomba Pondok Natal dilakukan sejak tanggal 29 November 2021 sampai 30 November 2021, sedangkan pengambilan formulir dari tanggal 1 Desember 2021 sampai tanggal 3 Desember 2021.

Meski proses pendaftaran hanya berlangsung selama 1 minggu, masyarakat sangat antusias sehingga jumlah peserta membludak mencapai ratusan peserta.

“Hari ini kami mengundang seluruh peserta pondok natal di 5 distrik yang berjumlah 110 peserta pondok natal yang telah mengambil formulir, verifikasi administrasi dan sudah memenuhi kelayakan sebagai peserta pondok natal untuk technical meeting,” kata Ketua Panitia Penyelenggaraan Lomba Pondok Natal Se-Kota Jayapura, Otniel Deda kepada wartawan, Sabtu (18/12/21).

Peserta lomba Pondok Natal nantikan akan memperebutkan piala bergilir dan piala tetap serta uang pembinaan. Untuk juara 1 akan mendapat uang pembinaan Rp 20 juta, juara 2 Rp 15 juta, juara 3 Rp 10 juta, harapan I Rp 5 juta, harapan II Rp 2,5 juta dan harapan III Rp 2 juta.

Otniel sampaikan, pihaknya selaku panitia yang dipercayakan oleh Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Papua, Kenius Kogoya, dimana beliau juga sebagai sponsor kegiatan tersebut. “Beliau memiliki komitmen yang serius untuk bagaimana melibatkan partai Hanura untuk berada ditengah-tengah masyarakat dengan membuka ruang dan panggung untuk partisipasi masyarakat agar dapat mengembangkan kreatifitas potensi mereka,” ujarnya.

Dalam technical meeting, Otniel berpesan agar peserta dapat menjaga solidaritas sebagai anak bangsa agar natal ini dapat menciptakan kedamaian. Ia juga mengajak seluruh pemuda dan juga orang tua untuk menunjukkan kualitas dan kreatifitas sebagai komponen anak-anak muda yang juga memiliki kapasitas.

“Hal tersebut agar pondok natal dapat menciptakan satu kedamaian, lingkungan yang bersih,” tutur Otniel.

Sementara itu, pada technical meeting, para peserta diberitahu apa saja kriteria-kriteria penilaian nantinya.

“Ada 5 kriteria yang telah diputuskan oleh dewan juri dan disepakati oleh panitia yaitu tentang makna natal, pesan natal, kreatifitas, keindahan atau seni dan pesan HUT Hanura dari 5 komponen tersebut, akan menjadi bagian utuh yang akan dipakai menjadi kesatuan untuk poin penilaian,” beber Ketua Dewan Juri Pondok Natal Partai Hanura, Sulis Setyaningsih.

Untuk waktu penilaian akan dilakukan secara 2 tahap. Tahap pertama akan dilakukan tanggal 21-22 Desember 2021, tahap kedua akan dilakukan tanggal 3-5 Januari 2022. “Nanti pengumuman akan dilakukan pada tanggal 15 Januari 2022 sekaligus dengan penyerahan hadiah,” ungkapnya.

Salah satu peserta lomba Pondok Natal, Jansen F. Sineri, mengatakan keikutsertaannya dalam lomba Pondok Natal adalah untuk mendukung partai Hanura agar tetap Jaya. “Saya terkesan dengan partai Hanura, melakukan lomba dengan tulus hati,” katanya.

Pondok natal milik Jansen sendiri berada di Entrop dengan nama UMKM Ibu Christine. “Pondok natal saya sejujurnya adalah pondok pinang, meja pinang tapi saya tata untuk masuk dalam lomba pondok natal. Dikemas dari bahan alam dan juga material toko,” tutupnya. [ayu]