
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Sebanyak 19 Medali berhasil diborong para atlit PB. Mandala Badminton Club Jayapura pada kejuaraan Bulutangkis Perorangan, Kelompok umur antar pelajar Se-Kota Jayapura di gedung olahraga Boulevard Entrop-Jayapura, Rabu (02/2022).
Sembilan Belas medali yang diraih para atlit bulu tangkis binaan PB. Mandala Badminton Club ini diantaranya, 5 medali emas, 4 medali perak dan 10 medali perunggu.
Medali emas diraih oleh James Leopatty (Kategori usia dini Putra) asal sekolah SDN Perumnas 1 Waena, Bilqis Febrihaniq (Kegori Usia Dini Putri) asal sekolah SD AL Ikhsan Kotaraja, Kevin Timporok (Kategori Pemula Putra) asal sekolah SMP 6 Jayapura, Ivana Palumpun (Kategori Pemula Putri) asal Sekolah SMP YPPK ST Paulus Abepura, dan Intan Ramdani (Kategori Taruna Putri) asal sekolah SMA Mandala.
Sementara untuk medali perak masing-masing diraih oleh Muh Ridha Wahyuda (Kategori Usia Dini Putra) asal sekolah SMP Muhammadiyah, Nur Abidah Adiyana (Kategori Anak-anak Putri) Asal Sekolah SD N Kotaraja, Rajendra Daffa (Kategori Anak-anak Putra) asal sekolah SDN Youtefa), Ilham Wardani (Kategori Remaja Putra) asal sekolah SMP Muhamadyah.
Untuk Medali Perunggu masing-masing diraih oleh Rafael Julian Jagoan Loi (Kategori Usia Dini Putra) asal Sekolah SD Anak Hebat Papua-Hamadi, Ignasius Sabon (Kategori Usia Dini Putra) asal sekolah SD Gembala Baik, Elma Rahmawati (Kategori Anak-anak Putri) asal sekolah SD Nurul Huda 2 Yapis dan Chika Horman (Kategori Anak-anak Putri) asal sekolah SD N Entrop.
Dave Cristian Liando (Kategori Anak-anak Putra) asal sekolah SD YPPK Kristus Raja, Muh. Akbar Amhar (Kategori Pemula Putra) asal sekolah SP Muhammadyah, Josep Rengkuan (Kategori remaja putra) asal sekolah SMP YPK Diaspora, Fredely Roring (Kategori Rema Putra) asal sekolah SMN 5 Jayapura, Kristania Mamongkey (Kategori Remaja Putri) asal sekolah SMP YPK Diaspora, Jessica Amanda (Kategori Taruna Putri) asal sekolah SMA YPPK Taruna Darma.
Salah satu atlit PB Mandala Badminton Club peraih medali emas, Ivana Palumpun menyampaikan rasa terimakasih kepada kedua orang tuanya yang sudah memberikan dukungan untuk ikut berlatih bulutangkis sehingga bisa meraih juara I dan meraih medali emas pada kejuaraan bulu tangkis perorangan kelompok umur antar sekolah Se-Kota Jayapura.
“Saya juga berterimakasih kepada pelatih saya di PB Mandala Badminton Club yang sudah memberikan ilmu sehingga membuahkan hasil dan juga kepada guru sekolah saya, khususnya guru olahraga SMP YPPK ST Paulus Abe yang sudah mendampingi saya dan memberikan dukungan selama saya bertanding,” ujarnya.
Ivana mengaku bahwa selama proses pertandingan hampir semua lawan-lawan cukup menyulitkan baginya, namun berkat skil yang dimiliki sehingga bisa mengalahkan lawan saat babak pengisian hingga ke final. “Selama babak pengisian sampai final memang lawan cukup berat. Tapi saya terus semangat, sehingga saya menjadi juara,” ujarnya.
Rasa terimakasih ini juga disampaikan orang tua Ivana Palumpun, Yulius Palumpun. Dirinya merasa terharu karena anaknya baru pertama kali meraih juara I pada kejuaraan sebelumnya. “Memang sebelumnya anak kami meraih juara II dan juara III dan kali ini meraih juara I,” katanya.
Menurut Yulius, semangat latihan yang dilakukan selama ini membuahkan hasil. Ini tidak terlepas dari para pelatih di PB Mandala. “Dengan kejuaraan ini menjadi motivasi kepada anak kami untuk kejuaraan berikut,” tuturnya.
Sementara itu, Pelatih PB. Mandala Dwi mengatakan, kejuaraan bulutangkis perorangan kelompok umur antar sekolah Se-Kota Jayapura ini cukup membanggakan club karena dari kejuaraan ini rata-rata dimenangkan oleh Atlet dari PB. Mandala.
“Ini memang prestasi bagi kita, namun perlu kita ingat bahwa kita harus waspada dengan club club lain karena semakin hari club lain semakin berkembang. Artinya kita harus lebih siap, lebih disiplin dan lebih kerja keras lagi untuk membangkit PB Mandala agar semakin besar,” katanya.
Meski diakuinya prestasi banyak diraih oleh para Atlit PB Mandala, namun Dwi akan menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bagi dirinya untuk terus melatih para Atlit, baik dari segi fisik maupun mental. “Artinya kami akan memperbaiki kualitas, dan teknik. Kalau Fisik anak anak didik kami rata-rata lebih bagus,” paparnya. [redaksi]










