DPRK Yahukimo Tetapkan Bupati-Wakil Bupati Yahukimo 2025-2030

DPRK Yahukimo Tetapkan Bupati-Wakil Bupati Yahukimo 2025-2030
Caption : Bupati dan Wakil Bupati terpilih kabupaten Yahukimo, Didimus Yahuli, S.H, M.H dan Esau Miram S.IP., saat mendatangani SK penetapan calon bupati dan wakil Bupati terpilih disaksikan Ketua dan Wakil DPRK Yahukimo, Senin 10 Februari 2025.

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menetapkan Didimus Yahuli, S.H, M.H dan Esau Miram S.IP., sebagai bupati dan wakil bupati Yahukimo periode 2025-2030.

Penetapan pasangan Didimus Yahuli-Esau Miram berdasarkan surat keputusan Nomor: 002/DPRD/YHK/2025 tentang keputusan pengumuman pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo dan Penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih kabupaten Yahukimo hasil Pilkada 2024, yang dipimpin langsung Ketua DPRK Yahukimo, Yosias Mirin,  Senin (10/2/2025).

Turut hadir dalam sidang paripurna, pimpinan dan anggota DPRK Yahukimo, Sekretaris Daerah, Dandim 1715/Yahukimo, Kapolres Yahukimo, Ketua beserta Anggota KPU, Ketua Panwaslu, Para Asisten, Staf Ahli, dan para pimpinan OPD di lingkungan Kabupaten Yahukimo, serta tokoh masyarakat dan partai pengusung politik.

Ketua DPRK Yahukimo, Yosias Mirin dalam pidatonya mengatakan, penetapan Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli-Esau Miram berdasarkan surat keputusan KPU Kabupaten Yahukimo Nomor 10 Tahun 2025 tanggal 7 Februari 2025 tentang peneapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih kabupaten Yahukimo Tahun 2024.

“Hari ini, kami telah menyelenggarakan rapat paripurna istimewah untuk memproses pemberhentian dan pengesahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Selanjutnya, hasil rapat ini akan disampaikan ke Kemendagri untuk persiapan pelantikan pada tanggal 27 Februari melalui perwakilan pemerintah di tingkat provinsi,” ujar Yosiasi Mirin usai sidang paripurna.

Dikatakan, penetapan bupati dan wakil bupati terpilih menjadi langkah penting menuju pelantikan resmi pasangan terpilih yang akan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Untuk proses pelantikan, kata Yosias Mirin, akan diikuti secara serentak pada tanggal 20 Februari mendatang. “Tempatnya belum tau, yang penting dilantik secara serentak. Yang jelas, di tingkat dewan, prosesnya sudah selesai. Kami tinggal menunggu proses selanjutnya yang akan berjalan secara serentak,” ungkapnya.

Yosias menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Yahukimo yang berpartisipasi dalam proses demokrasi ini.

Bahkan lanjutnya, dari red area ke green area, semua elemen di Yahukimo turut andil. Kesadaran berdemokrasi masyarakat sudah jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Sekarang, kita sedang menuju proses kedewasaan dalam berpolitik dan berdemokrasi,” ujarnya.

Ia menekankan  proses Pilkada telah berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang final, sehingga saat ini bupati bukan untuk satu orang akan tetapi untuk semua masyarakat Yahukimo. “Urusan Pilkada sudah selesai. Yang terpilih adalah Bupati Yahukimo. Tidak semua orang bisa menjadi Bupati, karena Bupatinya hanya satu,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada DPRK Yahukimo dan seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik.

 

“Saya dan Pak Esau (Wakil Bupati) mengucapkan terima kasih khususnya kepada DPRD Yahukimo. Mereka terpilih pada tahun 2019, sementara kami terpilih pada tahun 2021. Dalam masa mereka, ada dua Bupati yang memimpin Yahukimo,” ujar Didimus.

Didimus mengapresiasi kinerja DPRK Yahukimo yang dinilainya luar biasa dari periode ke periode dan DPRD Yahukimo telah melahirkan calon-calon pemimpin. “Bupati pertama berasal dari DPR, Bupati kedua juga dari DPR, dan Bupati ketiga, yaitu kami, juga berasal dari DPR. Ini menunjukkan kualitas dan kontribusi besar DPRD dalam membangun Yahukimo,” bebernya.

Didimus juga menyoroti kelebihan para anggota dewan yang dinilainya mampu beradaptasi dengan berbagai peran, meski  diluar terjadi perbedaan pendapat namum tetap solid.  “Di partai, mereka menjadi orang partai. Di masyarakat, mereka menjadi bagian dari masyarakat. Dan di DPR, mereka menjadi wakil rakyat yang bertanggung jawab,” ucapnya.

Pada kesempatan itu juga, Didimus mengapresiasi kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD, terutama dalam penetapan anggaran dan peraturan daerah yang mendukung pelaksanaan roda pemerintahan.

Kerja sama yang sudah terjalin sangat baik, terutama dalam penetapan anggaran maupun peraturan-peraturan yang mendukung pemerintahan. “Itu sebabnya, saya sampaikan terima kasih kepada ketiga pimpinan DPRD, segenap anggota dewan, fraksi-fraksi, dan komisi-komisi. Ini menjadi poin penting dalam persidangan hari ini,” jelasnya.

Selain itu, Didimus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Yahukimo, semua elemen, kepala suku, tokoh masyarakat, TNI, Polri, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam membangun Yahukimo. “Dukungan Anda semua sangat berarti bagi kami,” pungkasnya.  [loy]