
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Pemerintah Kabupaten dan Kota Jayapura selaku pemegang saham PT. Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (PT. AMJRN) menyatakan meneria seluruh laporan pertanggungjawaban direksi PT. AMJRN, yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Horison Ultima Entrop, Kota Jayapura, Kamis (12/3/26).
“Dan rapat hari ini sudah kita rapat sudah selesai dengan baik, semua laporan dari Pak Direktur Umum sudah disampaikan dan menjadi tanggapan dari Pemerintah Kabupaten dan Kota dan pada akhirnya kita memberi dukungan atas laporannya. Kita menerima semua laporan dari direktur,” ungkap Walikota Jayapura, Abisai Rolo,SH.
Pada rapat yang juga dihadiri Bupati Jayapura yang diwakili Wakil Bupati Jayapura, Haris Ricard Yocku, Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura, Entis Sutisna, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustam Saru, Komisaris Utama PT Air Minum Jayapura, Hana Hikoyabi dan sejumlah Dewan Komisaris lainnya, juga membahas pembagian hasil laba dan komposisi modal terbaru per 31 Desember 2025.
Walikota menyampaikan bahwa persoalan air bersih merupakan persoalan yang dapat dibilang ngeri-ngeri sedap, karena air bersih adalah kebutuhan dasar bagi seluruh masyarakat.
“Lebih khusus saya bicara masalah Kota Jayapura itu beberapa titik, beberapa tempat intake yang ada dua puluh tiga intake itu semua sudah dilaksanakan oleh PDAM,” ungkapnya.
Walikota berherap pelayanan terus diperluas merata hingga ke Skow, Distrik Muara Tami.
Menurunnya debit air pada sumber-sumber air baku atau intake milik PT AMJRN akibat penebangan pohon pada lahan tangkapan air juga menjadi perhatian.
“Tetapi pelayanan sudah berjalan dengan baik dan saya berharap juga kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura mari kita sadar juga untuk kalau kita sudah dipasangkan air di rumah masing-masing kita juga bayarlah air,” imbaunya.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rolo juga menyatakan bahwa perlunya diambil kebijakan untuk masyarakat atau pelanggan air bersih dari PT AMJRN yang benar-benar tidak mampu untuk membayar tagihan air, untuk diambil kebijakan berupa subsidi.
Direktur Utama PT. Air Minum Jayapura, Entis Sutisna menyatakan rasa syukurnya karena laporan pertanggungjawabannya diterima seluruhnya oleh pemegang saham, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten dan Kota Jayapura.
“Syukur alhamdulillah tadi kami sudah mendengar dari pemegang saham, baik Pemerintah Kabupaten maupun Kota Jayapura, yang menerima penuh laporan pertanggungjawaban direksi untuk Tahun Buku 2025 dengan beberapa catatan,” ungkapnya.
Catatan tersebut, intinya adalah untuk menekan angka kebocoran air dan meningkatkan laba, dengan mengurangi piutang, meningkatkan efektifitas penagihan.
“Pak Waliota tadi juga meminta untuk bisa meningkatkan akses layanan air bersih untuk masyarakat Kota Jayapura,” ujarnya.
Terkait masyarakat yang tidak mampu mebayar tagihan air bersih ke PT AMJRN, Entis Sutisna menyatakan hal itu akan dicoba penuhi sesuai dengan apa yang diarahkan oleh Walikota[yat]










