
SENTANI, PapuaSatu.com – Setelah berlangsung dua hari, Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Kabupaten Jayapura dengan dua agenda pokok resmi berakhir, Kamis (16/4/26).
Penutupan Musrenbangda oleh Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, SH berlangsung di Hotel Grand Cartenz, Sentani, mengagendakan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKPD) dan agenda penyusunan Rencana Anggaran Program (RAP) Otsus Tahun 2027.
“Seperti apa yang sudah saya dan Pak Bupati sampaikan yaitu peningkatan ekonomi lewat pertanian, perkebunan, peternakan, jasa pariwisata itu menjadi scope-scope prioritas kami,” ungkapnya saat ditemui wartawan di Hotel Grand Cartenz Sentani, Kamis (16/04/26).
Dijelaskan, bahwa prioritas tersebut, didasari bahwa apabila kekuatan pangan di masyarakat cukup baik, maka hal-hal lain akan dapat dikerjakan dengan baik.
Terkait program kegiatan yang menjadi masukan dari masyarakat, pemerintah berupaya semaksimal mungkin melaksanakan semua yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan skala prioritas.
Dikatakan, bahwa dari total program kegiatan yang mencapai lebih dari seribu, baik dari RKPD maupun RAP Otsus, belum semua bisa diakomidir di Tahun 2027.
“Bukan tidak mampu tetapi saat ini kita sedang melihat dari segi kekuatan keuangan daerah, yang mana kita melihat skala prioritas yang harus dikerjakan di tahun 2026 dan 2027 ini,” ujarnya.
Dijelasakan bahwa usulan yang belum dikerjakan bukan berarti tidak dikerjakan, melainkan disesuaikan dengan anggaran dan prioritas.
“Hari ini dengan scope kekuatan dana yang ada mungkin itu yang bisa dikerjakan, sementara yang lain akan diakomodir lagi di putaran berikut,” jelasnya lagi.
Ditegaskan bahwa semua usulan yang masuk semuanya baik. “Kami pemerintah daerah saya bersama dengan Pak Bupati menyambut baik sekali setiap usulan,” ujarnya.
Sementara itu, dari laporan Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura, Dr. Yusuf Yambeyabdi, ST, MT menyebutkan bahwa dari dua pembahasan Musrenbangda tersebut menghasilkan 299 program dan kegiatan masuk RKPD Kabupaten Jayapura Tahun 2027.
Jumlah tersebut meliputi 40 program kegiatan bidang ekonomi, 72 program kegiatan bidang sosial budaya, dan 87 program kegiatan fisik prasarana.
Sedangkan untuk RAP Otsus Tahun 2027 yang dibahas melalui tiga komisi, menyepakati 54 program kegiatan Papua cerdas, 22 program kegiatan Papua sehat, dan 71 program kegiatan Papua produktif.
Musrenbangda tersebut melibatkan kalangan pemerintah, Instansi vertikal, LSM, Akademisi, Tokoh Adat dan Agama, Serta Perwakilan dari setiap distrik.[yat]










