
SENTANI, PapuaSatu.com – Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih menargetkan pembangunan 24 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Papua, Papua Tengah dan Papua Pegunungan rampung pada akhir Juni 2026.
Proyek strategis ini dijadwalkan siap diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada awal Agustus mendatang.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., saat ditemui wartawan di Sentani, Sabtu (16/5/2026).
Pangdam menjelaskan bahwa secara nasional, Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan operasional 1.061 KDKMP untuk wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Untuk wilayah Papua sendiri, proses pembangunan fisik saat ini sedang berjalan di 24 titik.
“Kita belum ikut diresmikan karena kemarin start-nya agak lambat. Namun, kalau kita lihat sekarang, progresnya sudah hampir 91 persen. Kita harapkan nanti akhir Juni ini selesai, sehingga nanti sama-sama akan diresmikan kira-kira awal Agustus oleh Bapak Presiden,” ujar Pangdam.
Tersebar di 5 Wilayah dan Kendala LahanSecara keseluruhan, terdapat 24 titik KDKMP di Papua yang menjadi prioritas pembangunan tahap awal.
Puluhan koperasi tersebut tersebar di lima wilayah penugasan, yaitu Jayapura, Wamena, Timika, Biak, dan Nabire.
Pangdam menambahkan, sebenarnya ada 45 titik di Papua yang sudah masuk ke dalam portal rencana penganggaran pusat.
Artinya, pembangunan titik-titik tambahan tersebut segera berjalan setelah anggaran operasional diturunkan.
Meski demikian, pihak TNI mengakui adanya tantangan tersendiri dalam penyediaan ruang fisik bangunan di lapangan.
“Yang menjadi sedikit handicap atau kendala di sini adalah masalah penyediaan lahan. Lahan tersebut harus disiapkan oleh pihak desa atau kelurahan. Kami hanya membangun untuk konstruksinya saja, jadi tidak ada anggaran untuk pembebasan lahan. Masyarakat desa yang menyiapkan lahannya,” jelasnya.
Walau menghadapi kendala tanah ulayat atau hibah, Pangdam optimistis program ini akan didukung penuh oleh warga lokal.
“Saya percaya, kalau ini sudah berjalan dengan baik dan masyarakat melihat hasilnya, masalah lahan itu pasti bisa kita atasi bersama,” lanjut Pangdam.
Menjelang rampungnya infrastruktur fisik, Kodam XVII/Cenderawasih juga mulai bergerak cepat menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang akan mengelola koperasi tersebut.
Saat ini, proses rekrutmen pengurus sudah mulai dibuka.
“Kita sekarang sudah melakukan rekrutmen, di mana satu koperasi akan diisi oleh 15 orang pengurus. Pendaftaran dibuka secara online,” kata Mayjen TNI Sikumbang.
Untuk menjamin profesionalitas pengelolaan, pihak kodam menetapkan kriteria cukup simpel bagi para calon pelamar.
Kriteria utamanya adalah berusia minimal 35 tahun dan wajib mengantongi ijazah sarjana (S1).
Seluruh berkas yang masuk secara daring nantinya akan disaring ketat melalui serangkaian tahapan seleksi yang berpusat di Markas Kodam XVII/Cenderawasih serta Koaderal X Jayapura.
Program KDKMP ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mampu menyejahterakan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan di seluruh tanah Papua.[yat]










