
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dewan Pengurus Kota Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPK Apindo) Kota Jayapura resmi menggelar Rapat Kerja Konsultasi Daerah (Rakerda) I di Grand Abe Hotel, Kamis (2/7/2026).
Mengusung tema “Maju Mandiri dan Berkontribusi Serta Melindungi Tenaga Kerja”, forum ini fokus merumuskan strategi perluasan lapangan kerja sekaligus penguatan perlindungan bagi para pekerja di ibu kota Provinsi Papua tersebut.
Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Jayapura yang hadir mewakili Wali Kota Jayapura. Ketua Panitia Raker Apindo Kota Jayapura, Amir Iribaram, menegaskan bahwa agenda besar ini lahir dari inisiatif dan pendanaan mandiri internal organisasi.
“Kami melaksanakan raker ini usahanya dari kami sendiri, dari Apindo. Tadi acara dibuka oleh Bapak Wakil Wali Kota Jayapura yang mewakili Wali Kota,” ujar Amir saat memberikan keterangan di sela-sela acara, Kamis (2/7/2026).
Amir menjelaskan, arah pergerakan Apindo ke depan adalah memperkuat posisi dunia usaha agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Target utamanya mencakup peningkatan kemandirian organisasi, kontribusi ekonomi, hingga jaminan keselamatan kerja.
“Tujuan Apindo ini kami mau meningkatkan, maju, mandiri, dan berkontribusi, serta melindungi tenaga kerja di Kota Jayapura,” tambahnya.
Demi menghasilkan poin rekomendasi yang kuat, Apindo menghadirkan narasumber dari berbagai instansi lintas sektor. Pengisi materi di antaranya berasal dari BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, serta sektor perbankan yang diwakili oleh Bank Tabungan Negara (BTN).
Ada beberapa poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut, khususnya mengenai pemenuhan hak-hak normatif pekerja. Apindo berkomitmen mendorong perusahaan di Jayapura untuk memberikan upah layak dan jaminan sosial yang lengkap.
“Upaya melindungi tenaga kerja dengan kelayakan upah, BPJS Tenaga Kerja, BPJS Kesehatan, dan menciptakan lapangan kerja baru untuk pencari kerja yang ada di Kota Jayapura. Itu yang kami bahas tadi,” jelas Amir.
Selain perlindungan bagi yang sudah bekerja, Apindo Kota Jayapura juga menaruh perhatian besar pada tingginya angka pengangguran. Pihaknya tengah membangun sinergi intensif bersama Dinas Tenaga Kerja setempat untuk memetakan potensi lowongan kerja baru di berbagai perusahaan swasta.
“Kami berencana dengan Dinas Tenaga Kerja juga berupaya mencari lapangan kerja, memusatkan lapangan kerja buat adik-adik pencari kerja yang menganggur di Kota Jayapura. Supaya mereka diberi kesempatan untuk kerja di perusahaan-perusahaan yang akan menerima mereka,” tegasnya.
Rakerda I ini dinilai sangat inklusif karena tidak hanya dihadiri oleh korporasi besar. Pantauan di lokasi menunjukkan kehadiran berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan, mahasiswa, serikat buruh, hingga pekerja sektor informal.
Beberapa lembaga yang hadir antara lain Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan buruh seperti asosiasi juru parkir Kota Jayapura.
“Semua perwakilan, pengusaha, pekerja, kami undang semua untuk hadir dalam Rakerda I Apindo Kota Jayapura ini,” pungkas Amir.[yat]










