Bank Sampah Bisa Hasilkan Nilai Ekonomi Bagi Masyarakat

0
537
Caption : Komunitas Bank Sampah saat mengikuti sosilisasi pengembangan Bank Sampak oleh Bank Sampah Bisa Hasilkan Nilai Ekonomi Bagi Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal pengelolaan sampah limbah dan bahan beracun berbahaya
Caption : Komunitas Bank Sampah saat mengikuti sosilisasi pengembangan Bank Sampak oleh Bank Sampah Bisa Hasilkan Nilai Ekonomi Bagi Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal pengelolaan sampah limbah dan bahan beracun berbahaya

BIAK, PapuaSatu.com  – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal pengelolaan sampah limbah dan bahan beracun berbahaya mensosialisasikan pengembangan bank sampah di kabupaten Biak Numfor.

Sosialisasi Bank Sampah ini untuk membantu tugas Pemerintah dalam mengurami volume Bank Sampah dan dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat apabila diolah menjadi suatu ketrrampilan bagi masyarakat di kabupaten Biak Numfor.

Direktur Jenderal pengelolaan sampah limbah dan bahan beracun berbahaya Rosa Vivien Ratnawati yang diwakili oleh kepala pusat pengendalian pembangunan ekoregion (P3E) Papua Drs. Ir. wiryono Koesmoesdjiharjo menyampaikan program pembinaan teknis bank sampah ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah kepada masyarakat di Kabupaten biak numfor.

Untuk itu, Wiryono berharap kegiatan sosialisasi dapat menjadi acuan kegiatan yang kolektif melalui partisipasi masyarakat agar daerah kabupaten Biak Numfor bisa menjadi daerah bebas sampah serta menjadi daerah hijau.

“Kami kepada berharap kepada para komunitas bank sampah dan pemerintah daerah kabupaten Biak Numfor dapat peduli terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah yang baik dan benar,” ungkap Wiryono dalam sosialisasi pengembangan Bank Sampah di Aula GKI Elohim Snerbo Kabupaten Biak Numfor Sabtu 13 Oktober 2018.

Dalam sosialisasi pengembangan Bank Sampah ini Direktorat Jenderal pengelolaan sampah limbah berkerjasama dengan komisi VII DPR RI yang membidangi lingkungan hidup serta masyarakat peduli sampah.

Plt Bupati Biak Numfor Herry Ario naap S.si,M.pd melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Iwan ismulyanto mengatakan, Bank Sampah merupakan salah satu wujud pengembangan infrastruktur hijau yang dapat mengatasi permasalahan sampah.

Program program bank sampah merupakan bagian dari rekayasa sosial untuk mengajak masyarakat dapat memilah sampah dari sumbernya sehingga sampah yang bernilai ekonomis dapat ditabung di bank sampah. “ Salah satu bentuk pengelolaan sampah berbasis circular ekonomi yang kini lazim dilakukan yaitu melalui bank sampah,” ujar iwan

Dijelaskannya, untuk Kabupaten biak numfor sendiri telah memiliki bank sampah induk yang diberi nama bank sampah biak dan telah mempelopori 4 bank unit sampah yakni Busweari di kampung sorido, bus kandik di kampung babRimbo, serta bus karyendi di kampung Karyadi dan bus Mandala cantik di Kelurahan Mandala.

Kendati demikian, ihaknya mewakil Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi atas bantuan motor roda tiga yang telah diberikan yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan sampah melalui program bank sampah dan berharap sosialisasi yang diberikan dapat diikuti dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. [vhie/loy]