Kapolda Papua Bersama Rombongan Kunjungi Polres Merauke

1609

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kepala Kepolisian daerah Papua Inspektur Jenderal Polisi Drs. Boy Rafli Amar didampingi sejumlah pejabat utama Mapolda Papua melaksanakan kunjungan kerja di Polres Merauke, pada (14/3/2018) siang.

Kedatangan Kapolda Papua beserta  Rombongan  disambut  Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Merauke yang diiringi dengan tarian  adat Papua menuju ruangan VIP Bandara Mopah.

Kapolres Merauke dalam sambutan singkatnya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda bersama rombongan atas kunjungannya ke Mapolres Merauke, sekaligus melaporkan situasi Kamtibas yang sudah berjalan di wilayah hokum Polres Merauke.

“Sampai saat ini situasi Kamtibmas di wilayah Merauke sangat kondusif  dan saat ini sedang berlangsung kampanye oleh pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur  Papua dari pasangan Nomor urut 2,” papar Kapolres Marpaung.

Mengenai isu kejahatan, Marpaung menerangkan, kasus kejahatan di dominasi oleh beberapa kasus seperti kasus pencurian, kasus pencurian kendaraan bermotor dan penganiayaan.

“Kami telah mengambil langkah langkah untuk menurunkan kasus kriminal tersebut dengan cara melakukan upaya-upaya preventif himbauan, kamtibmas, patroli rutin dan gabungan, kami juga melakukan penindakan hukum,” jelasnya.

Sementara mengenai unjuk rasa, lanjut Marpaung,  pihaknya telah melakukan langkah persuasif untuk menghindari adanya benturan antara kepolisian dengan massa. “Sebelum melakukan pengamanan unjuk rasa kami himbau kepada anggota agar hidari pengunaan senjata api,” katanya.

Hanya saja, aku dia, ada kendala dalam pelaksanaan tugas yaitu masalah personil. Anggota Polres sangat kurang dalam kuantitas, sedangkan untuk kualitas banyak anggota belum laksanakan pendidikan pengebangan personel. “Namun kendala tersebut bukan alasan bagi kami untuk tidak memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Papua dalam arahannya mengatakan, tugas di tahun 2018 yaitu pengamanan pesta demokrasi pilkada tahun 2018. Hanya saja, di Kabupaten Merauke tidak ada pemilihan Bupati akan tetapi tetap ada pemilihan Gubernur akan dilaksanakan.

Oleh karena itu, kepolisian menjadi penanggungjawab dalam bidang keamanan dalam mengawal pesta demokrasi, sehingga diharpakan untuk tetap menjaga kepercayaan amanah pemerintah dan rakyat, karena kepolisian sebagai garda terdepan dalam pengamanan demokrasi maka kita harus pegang amanah ini dengan sikap netral.

Dari sisi kesiapan yang harus diperhitungkan adalah sesuai lokasi pemungutan suara mana yg perlu diamankan kepolisian maupun yang perlu ditambah perbantuan dari rekan-rekan TNI, TNI adalah unsur militer namun dalam UU TNI ada berkewajiban melakukan perbantuan kepada Kepolisian. Kita harus menjaga situasi jangan sampai terjadi konflik antara pendukung.

“Lakukan langkah-langkah pencegahan dengan melakukan komunikasi aktif dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat dan unsur-unsur lainnya. Intinya adalah membuat situasi agar semakin kondusif agar tidak ada gangguan Kamtibmas yang mengganggu ketentraman masyarakat, kegiatan cipkon dalam pilkada harus simultan,” katanya.

Untuk warga masyarakat yang mengkonsumsi minuman keras, Kapolda berharap, agar pihak kepolisian mengambil tindakan tegas dengan hukuman Tipiring. Sebab dalam pelayanan harus menjaga akuntabel transparan dan jangan sakiti masyarakat dengan melakukan hal-hal yang tidak terpuji yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian dalam penegakkan hukum. “Jalin komunikasi dengan semua para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta jalin hubungan yang baik dengan TNI unsur Forkopimda,” pungkas Kapolda.

Rombongan yang hadir yakni,Dir Polair Kombespol Yulius Bambang Karyanto, Wadirbinmas AKBP Yamin, Kabid Keu Kombespol M. Ichsan Takwil, Dir Sabhara Kombespol Yan Frits Kaiway melaksanakan kunjungan kerja ke kabupaten Merauke. [humas/loy]