
BIAK, PapuaSatu.com – Kodim 1708/BN menggelar Perayaan Natal bersama keluarga besar Kodim 1708/BN. Perayaan natal ini berlangsung di lapangan Makodim pada, Jum’at (21/12/2018)
Ibadah Natal dipimpin Sekretaris Klasis Biak Selatan Pendeta Broery Wutwuensa dengan dihadiri Komandan Kodim 1708/ BN Letkol Inf D.C Soumokil, Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, SIK, M.Si.
Ketua DPRD Kabupaten Biak Numfor Ir. Zeth Sandy, serta Para Pasi Kodim 1708/BN, Para Toga dan Toda, dan undangan lainnya serta di iringi dengan penampilan dari sanggar musik bambu “ASKI ”
Komandan Kodim 1708/BN Letkol Inf D.C Soumokil dalam sambutannya mengatakan bahwa kita patut bersyukur karena hari ini Tuhan masih ijinkan kita semua untuk dapat merayakan natal Tuhan Yesus lagi yang kita rayakan di hari ini di tahun 2018.
“Segala Puji bagi kemuliaan nama Tuhan Yesus kita patut bersyukur Karena pada hari ini Tuhan masih ijinkan kita semua untuk dapat merayakan Natal Tuhan Yesus ragi yang kita rayakan di hari ini di tahun 2018,” ujar Komandan Kodim 1708/BN
Letkol Soumokil berharap kepada Sanggar Musik Bambu “ASKI” agar dapat terus berkarya, terus melayani, dan bekerja melayani Tuhan. Begitu juga kearifan lokal diharapkan jangan sampai punah.
“Memang sudah ada tetapi mungkin kita hanya bermain di dalam batas-batas kegiatan lokal, tetapi kemarin kita boleh diberikan kepercayaan untuk tampil di Istana Negara itu mengguncangkan nasional bahkan Internasional pun juga dari luar negeri juga memberikan apresiasi,” ungkap Komandan
Terlepas dari asalnya dari mana tapi bambu ada di Biak, Letkol Soumokil memandang bahwa bambu ada di Biak kenapa kita tidak berdaya kan menjadi satu kesenian yang bisa dinikmati oleh banyak orang khususnya di Papua dan lebihnya besarnya lagi di Indonesia.
Dikatakan, sesuai dengan tema Natal tahun ini bahwa “Yesus Kristus Hikmat bagi kita”. Tema ini semua mengajak semua bahwa Hikmat itu bisa dibawa pulang dalam diri masing-masing pribadi.
“Tuhan Yesus sudah bisa menjelma memberikan Hikmat kepada kita itu harus kita syukuri, kita bawa pulang karena dengan hikmat itulah kita bisa menjadi orang yang lebih bijaksana menyikapi hidup, menghargai hidup kita sendiri, diri kita sendiri,” paparnya.
Kemudian bisa membagikannya kepada lingkungan khususnya terhadap prajurit TNI dan pegawai PNS di wilayah Kodim 1708/BN.
“Saya berharap Hikmat itu bisa dibawa pulang ke rumah, perbaiki diri sendiri kemudian pengaruhi keluarga, lingkungan rumah tinggal kemudian pekerjaan. tentunya demikian akan berdampak bagi pekerjaan kita melayani masyarakat di Kabupaten Biak Numfor,” tukasnya. [vhie/loy]










