Waket II DPRP Pegunungan Terius Yigibalom: Kami Akan Perjuangkan Renovasi Rumah Yang Terbakar di Tiom

WAMENA, PapuaSatu.com – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Pegunungan menyatakan akan memperjuangkan renovasi rumah yang terbakar di Tiom, Ibu Kota Kabupaten Lanny Jaya.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua II DPRP Pegunungan Terius Yigibalom didampingi Ketua dan Sekretaris Komisi V DPRP Pegunungan Ironi Kogoya dan Onias Wenda, usai melalukan pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom-Fredi G Tabuni serta pimpinan OPD setempat, serta mendengar aspirasi masyarakat yang rumahnya menjadi korban kebakaran.

Dalam pertemuan itu warga menyerahkan aspirasinya melalui Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom untuk dapat diperjuangkan.

Wakil Ketua II DPRP Pegunungan Terius Yigibalom mengatakan, sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) kedewanan, apalagi dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Tolikara pihaknya bersama anggota DPR lain dari daerah ini turun untuk menjaring aspirasi masyarakat khususnya yang terkena dampak kebakaran di Tiom.

“Ini menjadi tanggung jawab kami untuk mendengar aspirasi masyarakat, apalagi yang rumahnya terbakar sehingga akan diperjuangkan nantinya,” kata pria yang juga Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera Papua Pegunungan tersebut.

Menurut Terius Yigibalom, rumah masyarakat tersebut terbakar akibat konflik beberapa waktu lalu, sehingga menyebabkan kerugian harta benda terutama tempat tinggal.

“Saat kami kunjungan puing-puing bangunan yang terbakar masih terlihat berantakan, dan sesuai komunikasi dengan pak bupati katanya akan segera dirapikan,” jelasnya.

Dari data yang diperoleh, sebut Terius Yigibalom, rumah yang terbakar itu ada yang permanen, semi permanen, dan ada yang rumah kayu milik masyarakat asli Lanny Jaya.

“Rumah milik warga tetapi juga ada barak pegawai (ASN) Lanny Jaya yang ikut terbakar. Kami berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) lanny Jaya setidaknya bisa membantu masyarakat terutama bagi keluarga yang terdampak dari peristiwa kebakaran itu, bantuan tidak harus penuh tetapi paling tidak adalah dari pemerintah untuk meringankan beban mereka,” harapnya.

Dikatakan, sebagai wakil rakyat Dapil Kabupaten Lanny Jaya telah mendengar aspirasi masyarakat terdampak kebakaran, sehingga pihaknya akan perjuangkan aspirasi itu sehingga ada perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan.

“Kami lihat kebakaran ini skalanya sangat besar yang terjadi di distrik Tiom, dan rumah warga yang terbakar ini juga sebagai usaha masyarakat yang menyewakannya kepada pegawai Lanny Jaya,” katanya.

Ketua partai politik itu pun menilai kalau rumah masyarakat yang terbakar ini tidak secepatnya ditangani maka akan berpengaruh kepada kinerja aparatur sipil negara (ASN) di wilayah itu.

“Banyak pegawai yang tinggal di rumah masyarakat yang terbar, kalau tidak dibangun segera maka banyak pegawai yang tidak bisa menjalankan tugasnya di Lanny Jaya karena tidak ada tempat tinggal,” katanya.

Sebenarnya, dorongan untuk membantu membangun kembali rumah masyarakat, sekaligus membantu pemerintah daerah supaya ASN dapat segera memiliki tempat tinggal dan bisa menjalankan tugas dengan baik.

“Kami sudah menerima aspirasi dari masyarakat melalui pak bupati, dan akan mencoba menyuarakan ini sehingga minimal ada bantuan dari pemerintah provinsi. Kalau pun anggaran pemerintah terbatas karena ada efisiensi maka bisa didorong melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk membantu mendorongnya ke pusat,” harapnya lagi.[yat]