2018, Pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Capai 1.372.498 Jiwa

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) selama 4 tahun terakhir telah menggulirkan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) sangat berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat karena untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan program JKN-KIS aksesnya terbuka lebar.
Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah, sampai dengan saat ini secara nasional jumlah masyarakat yang telah mengikuti program JKN-KIS meningkat.
“Jumlah masyarakat yang telah mengikuti program JKN-KIS lebih dari 80% dari jumlah proyeksi penduduk Indonesia di tahun 2018 yakni mencapai 207.834.315 juta jiwa,” paparnya, dalam kegiatan Media Gathering terhadap capaian Kinerja BPJS Kesehatan Cabang Jayapura (13/12/2018).
Dari data tersebut membuktikan bahwa program JKN-KIS sangat dirasakan masyarakat. Bahkan dari hasil penelitian LPN FEB Universitas Indonesia, dengan adanya JKN-KIS dampak terhadap pelayanan kesehatan maupun perekonomian juga mengalami peningkatan.
Di BPJS Kesehatan cabang Jayapura (mencakup Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, Sarmi,Jayapura, Keerom, Puncak Jaya, Pegunungan Bintang, Mamberamo Raya dan Puncak). ” sampai dengan tanggal 30/11/2018 kini jumlah peserta BPJS Kesehatan telah mencapai 1.372.498 jiwa termasuk perserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah,” kata Djamal
Djamal menyebutkan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerjasama juga mempengaruhi pertumbuhan jumlah peserta.
“Saat ini kantor cabang Jayapura telah bermitra dengan 189 Fasilitas Kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang terdiri atas 118 puskesmas, 31 dokter praktik perorangan, 11 dokter praktik gigi perorangan, 10 klinik pratama, 19 klinkk TNI/Polri. Selain itu juga ada 27 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 16 rumah sakit, 4 apotik serta 7 optik juga yang telah bekerjasama,”ucap Djamal.
Djamal berharap agar ditahun 2019 pemerintah daerah(pemda) lebih memperhatikan komitmen untuk menyukseskan program JKN-KIS. “Saya berharap kedepannya bisa terjalin kerjasama dan sinergitas lebih baik dengan pemda untuk menyukseskan program ini sehingga terwujud Universal Health Coverage atau cakupan semesta,”papar Djamal.
Pada kesempatan itu, Djamal juga mengenalkan sistem pendaftaran BPJS Kesehatan melalui Care Center 1500-400. Selain ith BPJS Kesehatan juga mengembangkan pendaftaran melalui sistem dropbox di kantor cabang BPJS Kesehatan, Kantor kelurahan serta kantor kecamatan melalui PPOB/mitra kerja BPJS Kesehatan juga melalui Point of Service di pusat pembelajaan seperti mall. [ayu]