Astra Motor Papua Bekali Siswa SMK Negeri 3 Jayapura Dengan Standar Industri Melalui Uji Kompetensi Keahlian DUDI

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Astra Motor Papua kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Papua melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) bagi siswa Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 3 Jayapura.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri untuk menghasilkan lulusan SMK yang kompeten, siap kerja, dan sesuai dengan kebutuhan industri otomotif.

Pembukaan UKK DUDI dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli 2026, di Ruang Serba Guna SMK Negeri 3 Jayapura. Acara dibuka secara resmi oleh Vocational Manager Astra Motor Papua, Randy Maulana Yusuf, bersama Kepala SMK Negeri 3 Jayapura, Yuliana Ansanai, S.Pd., didampingi jajaran guru.

Turut hadir menyaksikan pembukaan kegiatan tersebut Pengawas SMK sekaligus perwakilan Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Dra. Juwita Robot, M.Pd.

Sebanyak 44 siswa kelas XII Jurusan Teknik Sepeda Motor mengikuti Uji Kompetensi Keahlian yang berlangsung selama 1–3 Juli 2026. Pelaksanaan pengujian dipusatkan di Laboratorium Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 3 Jayapura, yang telah dilengkapi fasilitas praktik sesuai kebutuhan pembelajaran vokasi Dunia Industri dan tersertifikasi Tempat Uji Kompetensi (TUK) dari PT Astra Honda Motor (AHM).

Seluruh peserta diuji secara langsung oleh tiga asesor kompetensi dari Astra Motor Papua yang memberikan penilaian berdasarkan standar industri Honda, sehingga hasil uji kompetensi mencerminkan kemampuan siswa sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Setelah menyelesaikan UKK dan dinyatakan memenuhi standar kompetensi, para siswa akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di jaringan AHASS Kota Jayapura selama lima bulan kedepan.

Program ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis industri agar siswa memperoleh pengalaman kerja nyata sebelum menyelesaikan pendidikan di bangku SMK.

Kepala SMK Negeri 3 Jayapura, Yuliana Ansanai, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Astra Motor Papua dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Astra Motor Papua yang selama ini terus mendampingi sekolah dalam meningkatkan kompetensi peserta didik. Kehadiran industri di lingkungan sekolah memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena siswa diuji menggunakan standar yang benar-benar diterapkan di dunia kerja. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti UKK dengan maksimal sehingga siap menjalani PKL dan menjadi lulusan yang profesional.”

Vocational Manager Astra Motor Papua, Randy Maulana Yusuf, mengatakan bahwa pelaksanaan UKK DUDI merupakan salah satu bentuk komitmen Astra Motor dalam mendukung lahirnya lulusan SMK yang memiliki kompetensi sesuai standar industri Honda.

“Uji Kompetensi Keahlian DUDI bukan sekadar proses evaluasi, tetapi menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan siswa sebelum memasuki dunia industri. Seluruh peserta diuji menggunakan standar operasional yang diterapkan di jaringan bengkel resmi Honda oleh asesor dari Astra Motor Papua. Kami ingin memastikan setiap siswa memiliki kompetensi teknis, disiplin kerja, serta budaya pelayanan yang menjadi nilai utama di AHASS. Harapan kami, ketika memasuki masa PKL maupun dunia kerja nantinya, mereka telah memiliki bekal yang kuat untuk berkembang menjadi teknisi profesional.”

Selama tiga hari pelaksanaan UKK, para peserta diuji berdasarkan 24 unit kompetensi standar industri Honda yang menjadi acuan di jaringan bengkel resmi AHASS. Kompetensi tersebut meliputi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penggunaan Special Service Tools (SST), pemeriksaan dan perawatan mesin, sistem bahan bakar PGM-FI, sistem kelistrikan, sistem pengereman, suspensi, sistem kemudi, roda dan ban, penggantian oli mesin sesuai prosedur, pemeriksaan akhir kendaraan, penyusunan laporan servis, hingga penerapan standar kualitas pelayanan Honda.

Seluruh proses penilaian dilaksanakan secara objektif oleh tiga asesor Astra Motor Papua bersama guru produktif SMK Negeri 3 Jayapura, dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) bengkel resmi Honda. Melalui mekanisme tersebut, kompetensi yang dimiliki siswa diharapkan selaras dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.

Melalui kegiatan ini, Astra Motor Papua terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dunia pendidikan dalam mencetak tenaga kerja muda yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di dunia industri. Sinergi ini merupakan bagian dari komitmen Sinergi Bagi Negeri, di mana Astra Motor tidak hanya menghadirkan produk dan layanan terbaik, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi yang berkelanjutan.[yat]