Jumlah Ekspor Nonmigas Di Papua Meningkat Pada Desember 2020

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Jumlah ekspor di Papua pada Desember 2020 meningkat sebesar 7,23 persen atau senilai US$407,13 juta dibanding bulan sebelumnya yang senilai US$379,69 juta.

Namun, peningkatan jumlah ekspor tersebut hanya berupa ekspor nonmigas. Hal tersebur diungkapkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Adriana Helena Carolina, SE., MM di aula Sasana Gama, Kantor BPS Provinsi Papua, Jum’at (15/1/21) siang.

“Ekspor terbesar berasal dari Pelabuhan Amamapare yaitu senilai US$400,23 juta atau 98,3 persen dari total ekspor Papua,” katanya.

Bila menurut golongan barang yakni bijih tembaga dan konsentrat (HS26) tercatat senilai US$400,23 juta atau meningkat sebesar 9,08 persen. “Golongan ini (HS26) berasal dari PT.Freeport Indonesia dan dimuat di pelabuham Amamapare di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Dilanjutkan, untuk ekspor golongan kayu dan barang dari kayu (HS44) senilai US$6,9 juta. Sedangkan ekspor golongan nonmigas lainnya senilai US$126,71.

“Dan untuk bulan Desember 2020, tidak terdapar ekspor golongan ikan dan hewar air lainnya (HS03),” tutupnya. [ayu]