Kenaikan Nilai Tukar Petani Oktober 2019 Di Papua Naik 0,26 Persen, Ini Alasannya

0
40

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Papua mengalami kenaikan sebesar 0.26 persen. Kenaikan terjadi karena penurunan indeks harga diterima petani lebih kecil dari indeks harga dibayar petani.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Statistik Sistribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Bambang Wahyu Ponco Aji, SST, M.SI saat press realese di kantor BPS. Bambang juga mengungkapkan ada beberapa subsektor yang mengalami penurunan serta kenaikan indeks.

“Disini ada 1 subsektor saja yang mengalami penurunan indeks yaitu Subsektor Holtikultura yakni sebesar -0,46 persen dibanding bulan September 2019,” katanya, Jum’at (1/11/2019).

Ada pula 3 Subsektor yang mengalami kenaikan indeks yaitu Subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,56 persen, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 0,14 persen dan Subsektor Perkebunan sebesar 0,46 persen.

“Namun ada juga subsektor yang tidak mengalami perubahan angka indeks yaitu Subsektor Perikanan,” ujarnya.

Sedangkan NTP secara nasional pada bulan Oktober 2019 mengalami peningkatan sebesar 0,16 persen atau sebesar 104,04. [ayu]