Kesulitan Mendapatkan Pupuk Untuk Lahan Pertaniannya, Petani di Koya Resah

ilustrasi pupuk kosong
ilustrasi pupuk kosong

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Suplay pupuk pertanian di wilayah Koya Barat dan Koya Timur, bahkan dikabarkan hingga wilayah Kabupaten Keerom dikabarkan mengalami kekosongan.

Hal itu mengakibatkan para petani di daerah tersebut khawatir terhadap lahan pertaniannya.

Salah satu petani di Koya Barat yang minta namanya tidak dicantumkan mengungkapkan, bahwa ia mengalami kesulitan mencari pupuk untuk pertaniannya sejak Bulan Desember 2020.

“Sejak Bulan Desember 2020 pupuk kosong, sedangkan stok pupuk saya sudah habis,” ungkapnya kepada papuasatu.com via seluler, Senin (25/1/21).

Ia kesulitan mencari pupuk, karena stok pupuk di agen penyalur pupuk di Koya Barat dan Koya Timur menyatakan stok kosong.

Hal senada diungkapkan Hasan, yang juga petani di wilayah Koya Barat yang mengaku justru ia sudah sejak Bulan Nopember 2020 belum pernah mendapatkan pupuk.

Namun ia masih sedikit lega, karena masih memiliki stok pupuk meski tidak lengkap, sehingga berharap segera bisa mendapat pupuk.

Diceritakan, bahwa untuk saat ini sedang ada program subsidi untuk pembelian pupuk yang penyaurannya melalui bank.

“Saya sudah masukkan syarat-syaratnya ke BRI, dan diminta menunggu untuk keluar kartu untuk ambil pupuk bersubsidi di agen,” ungkapnya.

Ia pun berharap agar segera keluar kartu yang bisa untuk mengambil pupuk, agar tanaman yang ditanamnya tidak terlambat dipupuk.

Sementara itu, saat papuasatu.com menghubungi salah satu agen pupuk di Koya Timur melalui seluler, belum bersedia memberikan jawaban.[yat]