Para Ulama di Kabupaten Jayapura Dibekali Tentang Pasar Modal

62

SENTANI, PapuaSatu.com – Menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura bersama Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua dan Papua Barat, dan PT Philips Securitas Indonesia Kabupaten Jayapura menggelar literasi keuangan syari’ah tentang pasar modal, Senin (5/6/24).

Literasi yang digelar di aula lantai 2 Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, diikuti para ulama’ dan imam-imam masjid serta para pengurus organisasi wanita Islam di Kabupaten Jayapura.

Kadis Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon mengungkapkan, literasi keuangan syari’ah tersebut menindaklanjuti kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin antara BEI dengan MUI.

“Kebetulan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat itu juga sudah MoU dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk literasi syariah, sehingga kami menindaklanjuti itu bahwa kita juga harus lakukan edukasi tentang literasi keuangan syari’ah,” ungkapnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (5/6/24).

Gustaf Griapon

Literasi keuangan syari’ah dimaksud lebih difokuskan terkait pasar modal syri’ah, yang melibatkan Galeri Investasi Digital (GID) yang belum lama dibuka di Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura.

Dikatakan, pasar modal tersebut secara operasional menggunakan teknologi digital yang transaksinya bisa dilakukan melalui komputer/laptop maupun handphone/gadget.

“Kita tahu saat ini internet begitu cepat dan lain sebagainya, sehingga bagaimana dengan internet yang ada ini bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Literasi investasi digital oleh Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura bersama BEI, menargetkan untuk diberikan kepada 1000 ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura hingga kelurahan/kampung.

Dan hingga Hari Senin (5/6/24), sudah 400 orang terliterasi terkait pasar modal tersebut.[yat]