PT TASPEN Cabang Jayapura Beri Bantuan PKBL Sejumlah 130 Juta Rupiah Untuk Tiga Pengusaha

0
43

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Sejumlah Rp 130juta diberikan oleh PT TASPEN (Persero) cabang Jayapura sebagai bantuan Penyaluran Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) kepada tiga pengusaha, di Ruang Kepala Cabang Taspen, Selasa (8/10/2019) sore.

Bantuan PKBL kepada tiga orang pengusaha tersebut sebagai bentuk dukungan dari TASPEN kepada pelaku usaha kecil dan menengah yang sedang mengembangkan usahanya.

“Bantuan ini bertujuan mendorong kegiatan usaha dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan, melalui perluasan lapangan kerja, kesempatan berusaha, dan pemberdayaan masyarakat,” kata Kepala kantor PT TASPEN (persero) kantor cabang Jayapura, Mulat Budianto sebelum ketiga pengusaha tersebut melakukan penandatangan penyerahan PKBL.

Dilanjutkan, dana PKBL seluruhnya bagi PT TASPEN (persero) cabang Jayapura yaitu Rp 300juta namun di serahkan bertahap. Hingga Oktober 2019, dana PKBL telah tersalurkan sejumlah Rp 230juta bagi lima pengusaha.

“Tahap pertama diserahkan sejumlah Rp 100juta bagi dua pengusaha batik Papua dan peternakan. Untuk tahap kedua ini diserahkan sejumlah Rp 130juta bagi tiga pengusaha yaitu pengusaha fotocopy, penjahit busana wanita dan pengusaha toko sembako,” bebernya.

Kepala Seksi Umum & SDM, Jenni Ivanna Malau menjelaskan dana bantuan yang diberikan adalah bergulir maka, bantuan harus di kembalikan sesuai dengan jadwal setiap bulan yang ditentukan selama 3 tahun.

“Tidak biaya administrasinya, suku bunganya 3%, bukan dana hibah, pengembalian tepat waktu, sebagai evaluasi bagi kami, bila ada pengembangan jumlah bantuan modal dari 50 juta menjadi 100 juta.sejauh mana imbal balik usaha bapak ibu sekalian,” jelasnya.

Pengusaha Fotocopy dan Alat tulis Kantor, Sugio, yang juga merupakan penerima bantuan PKBL untuk kedua kalinya, merasa terbantu dengan bantuan PKBL untuk memulai usahanya kembali setelah terkena bencana banjir beberapa waktu lalu di kawasan SMA N 4 Entrop.

“Kita membutuhkan pengembangan usaha, mempertimbangkan sistem ekonomi dan kami memilih Taspen karena bunganya sangat membantu, kecil dibandingkan dengan tempat lain,” ujarnya.

Dikatakan, bunga pada tahun sebelumnya adalah 5%, namun sekarang 3% saja. Terlebih lagi proses pengurusannya lebih mudah dan cepat. “Kalau tahun lalu kita yang mondar-mandir ke kantor. Tahun ini pihak Taspen ke tempat kami.Usaha kami sempat sudah menanjak, namun terkena bencana banjir, jadi saat ini memulai usaha kembali,” tukasnya. [ayu]