Tak Terbantahkan, Pertumbuhan Ekonomi Papua Tertinggi Se-Indonesia

Sumber pertumbuhan beberapa lapangan usaha Triwulan III-2020, II-2021 dan III-2021 (yoy). (sumber data : BRS BPS Papua)
Sumber pertumbuhan beberapa lapangan usaha Triwulan III-2020, II-2021 dan III-2021 (yoy). (sumber data : BRS BPS Papua)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Pada kesempatan menggelar rapat tahunan di Hotel Horison Ultima Entrop, Kota Jayapura, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Papua, Naek Tigor Sinaga mengungkapkan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi di triwulan III 2021 tertinggi di Indonesia.

“Momentum pemulihan ini, itu bisa dijadikan semacam suatu head line, Papua pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, itu tidak bisa disangkal,” tegasnya saat ditemui wartawan usai pertemuan.

Pada triwulan III, ekonomi Papua Tumbuh 14,54 persen, jauh diatas nasional yang tumbuh 3,51 persen.

Dengan pertumbuhan ekonomi Papua tersebut, kata Tigor, dapat dikatakan menjadi katup pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Tingginya pertumbuhan ekonomi Papua, ditunjang oleh sektor tambang yang mengalami pertumbuhan 34,6 persen.

Selain itu, juga ditunjang dengan adanya inovasi digitalisasi dalam transaksi keuangan, seperti tumbuhnya marketplace, transaksi berbasis QR code, pertambangan bawah tanah oleh PT Freeport yang telah menggunakan teknologi robotik, dan lain-lain.

Sinergitas dengan semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, juga memiliki peranan yang penting dalam upaya terus merawat perekonomian, sehingga mampu mencapai pertumbuhan yang signifikan.

“Kami yakin di Tahun 2022, angka pertbuhan kita bisa mencapai dua digit, diatas 10 persen,” ujar Tigor optimis.

Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Papua, Ridwan Rumasukun mengungkapkan, bahwa sinergitas antara Bank Indonesia dengan pemerintah dan institusi lainnya telah berbuah manis.

Yakni, melalui Program Pengendalian Cepat Menuju Papua Satu Harga (Pace Juara), berbuah manis dengan terjaganya tingkat inflasi pada level yang cukup rendah, yakni pada 0,90 persen (yoy) di bulan Oktober 2021.

“Dimana pada Bulan Oktober 2021 inflasi tahunan Provinsi Papua tercatat hanya 0,90 persen (yoy) dan menjadi salah satu daerah dengan inflasi terendah di Indonesia,” ujar Sekda.

Sehingga, apresiasi demi apresiasi terus berdatangan, yang salah satunya setelah Papua berhasil menorehkan prestasi sebagai juara umum di Peparnas XVI baru-baru ini.[yat]