Tetapkan Masa Siaga Lebih Awal, PLN Pastikan Keandalan Listrik Saat Idul Adha 1447 H/2026 M di Tanah Papua

GM PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur (tengah)
GM PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur (tengah)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, PT PLN (Persero) menyiagakan pasokan listrik di seluruh Tanah Papua dalam keadaan prima.

Langkah ini diambil sebagai komitmen PLN untuk memberikan kenyamanan beribadah bagi seluruh masyarakat yang merayakan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur menyampaikan bahwa menjelang momen Idul Adha, masa siaga nasional kelistrikan akan ditetapkan selama tiga hari, yakni pada tanggal 26 hingga 28 Mei 2026, namun untuk di Tanah Papua sendiri masa siaga sudah dimulai sejak tanggal 13 Mei 2026 .

Berbagai persiapan dilakukan diantaranya yaitu melakukan inspeksi penyulang dan gardu, penyisiran serta penebangan pohon hingga memastikan ketersediaan bahan bakar untuk seluruh pembangkit.

“Beberapa upaya dilakukan agar seluruh masyarakat yang merayakan momen Hari Raya Idul Adha dapat melaksanakan dengan khidmat tanpa adanya gangguan kelistrikan yang berarti,” papar Roberth.

Dikatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif dengan menetapkan 236 lokasi prioritas pengamanan, yang sebagian besar merupakan masjid serta lokasi pelaksanaan ibadah salat Idul Adha seperti lapangan, alun-alun, dan gedung serbaguna.

Tak hanya itu, para personel yang bersiaga juga didukung berbagai peralatan suplai cadangan berupa 34 unit gardu bergerak (UGB), 16 unit uninterruptible power supply (UPS) dan 74 unit mobile genset dengan kondisi siap pakai apabila kondisi gangguan terjadi.

“PLN berkomitmen agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik yang andal selama perayaan Iduladha 1447 H,” ujar Roberth.

Hal itu dengan harapan masyarakat yang merayakan Idul Adha dapat beribadah dengan nyaman dan menikmati momen kebersamaan bersama keluarga dan kerabat.

“Namun jika terjadi gangguan yang tidak dapat dihindari, pelanggan dapat langsung melakukan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang saat ini lebih mudah dan cepat untuk dilakukan. PLN saat ini telah bertransformasi ke era digital sehingga pekerjaan dapat dimonitor secara real time,” ujarnya.

Selain memastikan kesiapan teknis dari sisi hulu hingga hilir, PLN juga mengimbau masyarakat untuk turut aktif menjaga keamanan instalasi listrik di lingkungan tempat tinggal maupun lokasi perayaan.

Penggunaan listrik secara bijak dan aman, terutama di area penyembelihan hewan kurban yang bersifat terbuka sangat disarankan guna menghindari risiko korsleting akibat paparan air atau kelebihan beban pada instalasi sementara.

Sistem kelistrikan di Tanah Papua sendiri saat ini berada dalam kondisi optimal. Daya mampu pasok tercatat mencapai 440,5 megawatt (MW), sementara beban puncak hanya sebesar 302,5 MW, artinya terdapat cadangan daya sebesar 138 MW (31%) yang cukup untuk menjaga stabilitas pasokan.[yat]