Tiga Layanan Aplikasi Baru Dari BPJS Kesehatan Bisa Membantu Melayani Peserta JKN-KIS

0
260

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dalam masa pandemic covid-19, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengenalkan tiga layanan aplikasi baru yakni aplikasi Edabu Mobile versi 1.0, layanan Chika dan layanan Vika guna membantu melayani para peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Ada tiga layanan aplikasi yang membantu memberi informasi dan menerima pengaduan. Yang pertama adalah aplikasi Elektronik Data Badan Usaha (Edabu) Mobile versi 1.0 bertujuan untuk memberikan kepraktisan kepada penggunanya, khususnya perusahaan atau badan usaha yang memiliki pekerja dalam jumlah yang cukup besar,” ujar Kepala Bidang SDM,Umum dan Komunikasi Publik, Bertrand S. Tupan saat memberi paparan pada Media Ghatering di Aula BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Jum’at (19/6) pagi.

Keunggulannya Edabu Mobil adalah proses perubahan data tanpa perlu approval dari BPJS Kesehatan, rincian tagihan iuran, ada tampilan e-ID serta pengecekan NIK peserta.

“Kalau layanan Chat Asistant JKN (Chika) merupakan pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang di respon melalui sistem atau artifical intelligence. Dengan memanfatkan media sosial seperti Whatshapp, Telegram dan Massenger Facebook, kini peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat mengajukan informasi dan pengaduan terkait JKN-KIS melalui telepon pintar tanpa harus meninggalkan rumah,” beber Bertrand.

Keunggulan dari layanan Chika adalah dapat melihat profil peserta, jaminan kesehatan, layanan, mengecek kepesertaan dan live chat.

“Sedangkan layanan Voice Interactive JKN (Vika) merupakan pelayanan informasi menggunakan mesin penjawab untuk mengecek status tagihan dan status kepesertaan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah mengatakan aplikasi layanan di atas adalah sebagai bentuk upaya BPJS Kesehatan memutus mata rantai penularan covid-19.

“Layanan ini dapat dilakukan di rumah sehingga tidak perlu ke kantor BPJS, ini sebagai upaya pencegahan penularan virus. Untuk pengaduan memang sudah tidak bisa dilakukan secara langsung, harus lewat online jadi bisa gunakan aplikasi tersebut,” tutupnya. [ayu]