
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Hingga hari ketujuh (Sabtu, 8/12/2018), lima karyawan PT. Istaka Karya masih dalam pencarian personel gabungan TNI/Polri yang diterjunkan ke Kabupaten Nduga, pasca penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.
Karyawan PT. Istaka Karya yang masih dalam pencarian tersebut, masing-masing M. Ali Akbar, Petrus Ramli, Hardi Ali, Simon Tandi dan Riki Simanjuntak.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, pesonel gabungan TNI/Polri masih terus melakukan pencarian terhadap para pekerja yang belum diketahui keberadaan mereka.
“Selain itu, personel gabungan juga akan mengevakuasi para korban yang selamat karena dari keterangan dilapangan ada karyawan yang diluar PT. Istaka Karya yang bekerja di Distrik Mbua Kabupaten Nduga,” ungkap Kabid Humas dalam siaran persnya, Sabtu (8/12/2018).
Pihaknya juga memohon doa dari seluruh warga masyarakat, khususnya yang ada di Papua agar dapat mengevakuasi semua pekerja, baik karyawan PT. Istaka Karya maupun yang lainnya dalam keadaan selamat.
“Personel gabungan TNI/Polri dalam melakukan pencarian baik dari udara maupun darat. Dan kami juga tetap melakukan tindakan hukum kepada kelompok kriminal bersenjata karena apa yang telah mereka lakukan selama ini merupakan tindakan melawan hukum dan diproses secara hokum,” tegasnya.
Yang mana, pada peristiwa pembantaian oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya terhadap karyawan PT Istaka Karya yang sedang mengerjakan jembatan Jalan Trans Papua di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Sabtu (1/12/2018), 16 karyawan PT Istaka Karya telah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan jenazahnya telah dipulangkan ke kampong masing-masing.
Dari data yang berhasil dihimpun, karyawan PT Istaka Karya yang bekerja di Jalan Trans Papua adalah sebanyak 28 orang. 16 orang telah ditemukan meninggal dunia, 7 orang telah ditemukan dalam keadaan selamat 3 diantaranya terkena luka tembak yang masih mendapatkan perawatan intensif di RS Caritas Timika dan 4 orang lainnya selamat.
Sehingga tersisa 5 orang karyawan PT. Istaka Karya yang sampai hari ke 7 belum diketahui keberadaannya, dan masih dalam pencarian personel gabungan TNI/Polri.
Dalam peristiwa tersebut, KKB juga menewaskan satu anggota TNI atas nama Serda Handoko dan melukai satu anggota TNI dan satu anggota Brimob yang masih dirawat di RS Caritas Timika.[yat]










