300-an Kepala Keluarga Dapat Bantuan Sembako dari Pemerintah

280
Kepala Kampung Nendali, Wemfrid Wally
Kepala Kampung Nendali, Wemfrid Wally

SENTANI, PapuaSatu.com – Sebanyak 300-an kepala keluarga di Kampung Nendali,  Distrik Sentani Timur telah mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah  melalui dana desa Kampung Nendali.

Kepala Kampung Nendali, Wemfrid Wally sangat mengapresiasi  langkah  Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura yang telah memberikan perhatian serius kepada masyarakat hingga di tingkat kampung terkait dengan penanganan dan pencegahan covid Covid-19.

“Kami menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura yang telah memberikan perhatian penuh untuk pencegahan penyebaran virus Corona sampai ke kampung kampung,” kata Wemfrid Wally kepada wartawan di Posko Induk Penanganan Covid-19  Kabupaten Jayapura, Rabu (29/4).

Dia mengatakan, untuk alokasi anggaran Rp 100 juta yang diambil dari dana Alokasi Dana Desa (ADD) telah digunakan untuk kegiatan penanganan Covid-19 di kampung Nandali.

Dimana, dari jumlah anggaran tersebut, Rp31,6 juta diberikan dalam bentuk barang yang diterima pihaknya berupa sabun dan alat pelindung diri dan sudah dibagikan kepada masyarakat kampung.

Sementara itu  sisanya sebesar Rp 68 juta lebih,  digunakan untuk kegiatan pencegahan, berupa penyemprotan disinfektan dan pembentukan tim gugus tugas penanganan Covid-19 di tingkat kampong, serta pembelian sembilan bahan pokok bagi masyarakat.

“Jadi ada Rp 22 juta sekian itu digunakan untuk membeli sembako, tetapi anggaran itu sebenarnya tidak cukup sehingga kami mengambil dari pos anggaran lain dan membeli sembako tambahan kemudian  dibagikan secara merata kepada seluruh keluarga yang ada di kampung Nendali,” katanya.

Menurutnya, penanganan Covid-19 di kampung itu hingga saat ini tetap berjalan baik.

Masyarakat pun tetap Ingatkan untuk tidak mengunjungi kota apabila tidak memiliki keperluan yang mendesak.

Ia juga telah meminta warganya supaya lebih banyak menggunakan waktu untuk melaksanakan aktivitas di kebun ataupun sebagai nelayan di Danau Sentani.[yat]