BPS Laksanakan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 2022

SENTANI, PapuaSatu.com – Menindaklanjuti program pemerintah dalam menanggulangi angka kemiskinan ekstrim, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) 2022.

Untuk pelaksanaan registrasi tersebut, BPS Kabupaten Jayapura menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura di Hotel Horison Sentani, Rabu (21/9/22).

Rakor yang dibuka Bupati Jayapura, Mathius Awoitaiw,SE,M.Si, diikuti para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala distrik se-Kabupaten Jayapura, serta sejumlah aparat kampung.

Kepala BPS Provinsi, Ny. Adriana H. Carolina,SE,MM memgungkapkan bahwa pendataan tersebut bertujuan untuk meng-update data perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan ekstrim.

“Target pak presiden Tahun 2024 itu (kemiskinan) ekstrim harus nol,” jelasnya.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,SE,M.Si dalam sambutannya menekankan pentingnya data dalam melakukan perencanaan pembangunan.

“Kalau pembangunan berjalan tanpa data akurat, itu seperti orang buta menuntun orang buta, itu bisa masuk jurang,” ujar Bupati Mathius.

Dikatakan, saat ini Kabupaten Jayapura sedang didorong dengan program satu data di distrik, yang sekarang terus dikembangkan dengan distrik sebagai pusat data dan informasi, sumbernya dari kampung-kampung yang ada di setiap distrik,” ungkap Bupati Mathius.

Untuk diketahui, pendataan lapangan Regsosek akan digelar selama satu bulan (15 Oktober-14 November 2022), dengan tujuh informasi utama yang dikumpulkan dengan mendatangi tumah-rumah warga, yang terdiri atas kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan.

Tujuh informasi dimaksud, antara lain kondisi sosioekonomi demografis, kondisi perumahan dan sanitasi air bersih, kepemilikan aset, kondisi kerentanan kelompok khusus, informasi geospasial, tingkat kesejahteraan dan informasi sosial ekonoki lainnya.[yat]