Bupati Mathius Lantik 200 Lebih Pejabat di Lingkungan Pemerintah kabupaten Jayapura

0
187
Caption : Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., saat melantik 200 orang lebih yang terdiri dari Eselon II 6 orang, Eselon III kurang lebih ada 100 dan Eselon IV sebanyak 154 orang.
Caption : Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., saat melantik 200 orang lebih yang terdiri dari Eselon II 6 orang, Eselon III kurang lebih ada 100 dan Eselon IV sebanyak 154 orang.

SENTANI, PapuaSatu.com – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., kembali melakukan penyegaran dan pengisian kekosongan jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Senin (29/7/2019) kemarin.

Pengisian jabatan tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Keputusan Bupati Jayapura Nomor: SK.821.2-10 tanggal 25 Juli 2019 sebanyak 200 orang lebih.

Mutasi jabatan adalah salah satu upaya penyegaran bagi pejabat struktural yang mendudukinya, dengan harapan mendapat semangat dan inovasi-inovasi baru.

Sedangkan promosi jabatan adalah salah satu bentuk penghargaan yang diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memenuhi beberapa persyaratan tertentu. Dengan demikian, jabatan bukanlah hak, tetapi merupakan amanat yang berisi serangkaian tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan.

Dalam rangka penyelenggaraan kepemerintahan yang baik atau good governance, diperlukan birokrasi yang baik, dimana birokrasi dapat berjalan dengan baik, bila pejabatnya diisi oleh orang yang baik pula. Pejabat yang saat ini dilantik adalah ASN yang mengemban amanah sebagai birokrasi yang baik, sehingga diharapkan dapat mewujudkan kepemerintahan yang baik.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan yang dilakukan pada siang hingga sore hari ini merupakan satu rutinitas biasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Dimana menurut kesepakatan atau apa yang disampaikan oleh DPRD Kabupaten Jayapura, tetapi juga berlaku di beberapa daerah di Indonesia, yang menyatakan bahwa seseorang yang menjabat dalam satu jabatan itu dua tahun sudah cukup dan itu harus di rotasi agar ada penyegaran.

Dikatakannya, semua orang dalam posisi itu siap untuk di tempatkan dimana saja. Supaya bisa merasakan apa yang dialami di tempat lain oleh orang-orang sebelumnya.

“Jadi, ini (pelantikan atau rolling jabatan) harus menjadi sesuatu yang biasa dan harus menjadi sesuatu yang wajar. Tidak boleh hal ini dianggap sesuatu yang di luar dari kebiasaan itu,” katanya.

Lanjut Bupati, di Kabupaten Jayapura sedang menuju kepada keputusan-keputusan penting yang kita sudah lakukan dan kita harus capai pada tahun ini maupun tahun depan.

Sementara Kepala BKPSDM Alex Rumbobiar, menjelaskan, pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan kali ini terdiri dari eselon II sebanyak 6 orang dan ada tiga OPD yang sementara kosong, yang mana itu nanti kita dorong untuk seleksi JPT terbuka guna pengisian jabatan.

Untuk eselon III kurang lebih ada 100 orang yang sudah termasuk kepala distrik dan beberapa pejabat eselon III di OPD lain, kemudian eselon IV sebanyak 154 orang termasuk yang non job. [mi/loy]