Cegah covid-19, Tiga Kampung di Yapsi Salurkan ADK Tepat Sasaran

223
Tiga Kepala Kampung di distrik Yapsi saat jumpa pers di Media Center Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura
Tiga Kepala Kampung di distrik Yapsi saat jumpa pers di Media Center Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura

SENTANI, PapuaSatu.com – Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura, salah satunya dengan menyalurkan Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar Rp 100 juta per kampung bagi 139 kampung dan 5 kelurhan.

Sebagian besarnya telah dimanfaatkan sesuai dengan peruntukan dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang di keluarkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura.

Hal itu sebgaimana yang dilakukan oleh tiga kampung yang berada di Distrik Yapsi.

“Dari alokasi dana kampung sebesar Rp 68,5 juta, Rp 22 juta kami gunakan untuk membeli sembako yang dibagikan secara langsung kepada 107 kepala keluarga,” ujar Adrianus Padwa, Kepala Kampung Kwarja saat jumpa pers bersama dua rekan kepala kampung  lain di Media Center Tim Gugus Tugas Covid-19, Kamis (30/4/2020).

Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Kampung Purnama Jati, Supriyatno, bahwa pihaknya telah memanfaatkan ADK bagi kepentingan 80 Kepala Keluarga dan 138 jiwa di kampungnya.

“Rp 31,7 juta dalam bentuk sabun cuci, sabun mandi, serta masker sudah kami bagikan terlebih dahulu kepada masyarakat, lalu dari Rp 68,2 juta, Rp 22 jutanya telah kami jadikan 80 paket sembako yang langsung juga dberikan kepada masyarakat. Sisanya digunakan untuk operasional posko dan tim Covid-19 yang saat ini bersiaga di kampung kami,” katanya.

Supriyatno menambahkan, ada 15 kepala keluarga dari Kampung Purnama Jati yang saat ini berada di Kota Sentani, dan hal ini telah kami komunikasi untuk tidak kembali lagi ke kampung selama masa covid-19 berlangsung.

“Kami perketat jalur masuk keluar kampung, yang berada di kota sudah kami sampaikan untuk tidak kembali ke kampung karena kami tidak mau ada masyarakat ada yang tertular covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Tabean, David Sorondanya mengatakan, dari Rp 100 juta dana ADK yang diterima dalam bentuk tunai sebesar Rp 68,3 juta telah digunakan sesui dengan petunjuk teknis yang diberikan oleh DPMK.

“Rp 22 juta kami gunakan untuk membeli sembako dan dibagikan kepada 189 kepala keluarga dengan 400 jiwa,” pungkasnya.

Dikatakan, bahwa untuk bantuan sabun cuci tangan dan sabun mandi sudah lebih awal dibagikan, termasuk masker.

“Sementara untuk pos pengawasan covid di kampung kami sangat ketat, setiap orang baru kami tidak beri ijin untuk masuk kampung Elisa Yarusabra,” tandasnya.[yat]