
SENTANI, PapuaSatu.com – Memasuki masa new normal, tenaga medis yang bertugas untuk menangani pasien covid mengaku mulai mengalami kewalahan.
“Sekarang kami mengalami kesulitan tentang sumber daya,” kata Direktur RS Yowari, dr. Petronela Risamasu ketika ditemui wartawan di Gunung Merah Sentani, Selasa (15/9/20).
Dikatakan, saat ini tidak bisa melihat lagi bahwa pandemic Covid-19 sebagai masalah biasa biasa saja.
“Masyarakat ada di barisan depan, kami ada di pertahanan, belakang. Sampai saat ini kami masih menyediakan tempat untuk itu,” ujarnya.
Dikatakan, tenaga kesehatan yang disiagakan di rumah sakit itu untuk menangani Covid-19 sangat terbatas.
Selain itu, sejumlah tenaga medis sudah bekerja menangani Covid-19 ini hampir enam bulan sejak awal munculnya pandemi.
“Mereka juga sudah mulai kelelahan secara fisik, emosi. Oleh karena itu dukungan masyarakat, untuk patuh pada protokol dan himbauan pemerintah dalam menerapkan protokol keaehatan,” katanya.
Menurutnya, sampai saat ini banyak masyarakat yang terkesan tidak mau menggunakan atau tidak menerapkan protokol kesehatan, sehingga memicu meningkatnya jumlah kasus positif yang ditemukan.
“Kemarin ada tambahan baru sebanyak 16 kasus baru. Ini harusnya memberikan peringatan kepada masyarakat untuk lebih peduli dalam menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya berharap agar masyarakat di Kabupaten Jayapura tidak mengabaikan penerapan protokol kesehatan.[yat]










