Kadistrik Nimbokrang : Tidak Ada Unsur Kekeluargaan Dalam Bansos

185
Kepala Distrik Nimbokrang saat menerima dokumen kependudukan yang diserahkan oleh Assiten II
Kepala Distrik Nimbokrang saat menerima dokumen kependudukan yang diserahkan oleh Assiten II

SENTANI, PapuaSatu.com – Kepala Distrik Nimbokrang, Korneles Alewut menegaskan, tidak mengenal unsur kekeluargaan dalam proses penyerahan bantuan yang disalurkan langsung ke tengah masyarakat di setiap kampung pada wilayah pemerintahannya.

Bantuan diberikan secara langsung kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di masa penanganan covid-19 saat ini.

Dikatakan, data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah data yang bersumber dari pendataan yang telah dilakukan oleh masing-masing kepala kampung yang dibantu tenaga pendamping, lalu diserahkan kepada pemerintah distrik.

“Jumlah jiwa di Distrik Nimbokrang mencapai 8000-an jiwa, sementara jumlah kepala keluarga mencapai 2,534 KK,” ujar Korneles di kantornya, Kamis (14/5/2020).

Dijelaskan, dari setiap Kampung yang akan menerima bantuan telah diverifikasi oleh masing-masing kepala kampung, yang kemudian akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial dalam waktu dekat.

“Untuk penerimaan bantuan yang telah diverifikasi adalah Kampung Nimbokrang, Benyom Jaya 1, Benyom Jaya Ii, Benyom, Repang Muaif, Nimbosari, Worambaim, Hamonggrang, dan Kampung Berap,” ujarnya.

Korneles berharap kepada masing-masing kepala kampong, agar data jumlah penerima bantuan yang telah diserahkan kepada pemerintah distrik adalah benar-benar valid dan tidak menimbulkan persoalan di tingkat masyarakat.

“Kami berharap agar tidak menimbulkan ditingkat bawah, oleh sebab itu, akan kami tinjau kembali sebelum menyerahkan ke pemerintah daerah,” ungkapnya.[yat]