Kampung Asei Besar Manfaatkan ADK Untuk Yang Benar-Benar Membutuhkan

184
Kepala Kampung Asei Besar, Antoneta Ohee
Kepala Kampung Asei Besar, Antoneta Ohee

SENTANI, PapuaSatu.com – Kepala Kampung Asei Besar Distrik Sentani Timur, Antoneta Ohee mengatakan, Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar Rp 100 juta dimanfaatkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut.

Dikatakan dari ADK Rp 100 juta yang diterima, Rp 31,7 Juta diterima dalam bentuk barang berupa sabun mandi, sabun cuci tangan dan juga masker, sudah dibagikan kepada seluruh masyarakat.

“Dana yang kami kelola berjumlah Rp 68,3 juta, dana tersebut kami gunakan untuk membeli sembako (beras, susu, minyak goreng, kopi, gula, teh, sarden) dan dibagikan kepada 75 kepala keluarga yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut. Mereka adalah janda dan duda serta keluarga perekonomiannya sangat kurang,” ujar Antoneta di media center tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura, Rabu (29/4/2020).

Antoneta juga mengatakan, pihaknya telah merekrut 32 relawan pemuda dari kampung untuk mengawasi sejumlah posko covid yang telah didirikan baik di kampung (pulau) dan juga di kawasan Wisata Khalkote sebagai posko induk.

“Masih ada kekuranagn sembako yang harus di terima oleh 44 kepela keluarga dan sedang dikoordinasi dengan tim gugus tugas distrik, untuk pengawasan dimasing-masing posko tetap berjalan seperti biasa oleh pemuda,” katanya.

Untuk kawasan Khalkote, lanjut Antoneta, ditutup untuk sementara dari semua aktifitas masyarakat.

Biasanya ada orang luar yang datang untuk mancing saja, tetapi sudah kami peringatkan kepada masyarakat yang datang ke khalkote.

“Masyarakat beraktifitas mengikuti protap kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah, dari jam 06.00 pagi hingga 14.00 atau jam dua siang, wajib menggunakan masker, dan sudah ada tandon air portabel untuk cuci tangan,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar bantuan sosial yang dibagikan saat ini dapat juga tersalur ke Kampungnya bagi masyarakat yang belum menerima bantuan.

“Upaya pemerintah daerah terkait penangan covid di daerah ini juga kami sosialisasikan kepada masyarakat sehingga ada pemeahaman terhadap apa yang sedang dikerjakan oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.[yat]