Pemerintah Kabupaten Jayapura Serahkan Lima Ekor Sapi Kurban Lewat DMI

Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat menyerahkan secara simbolis hewan kurban yang diterima panitian pemotongan hewan kurban Masjid Al-Aqsha Sentani, Kamis (29/7/20)
Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro saat menyerahkan secara simbolis hewan kurban yang diterima panitian pemotongan hewan kurban Masjid Al-Aqsha Sentani, Kamis (29/7/20)

SENTANI, PapuaSatu.com – Di Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 M, Pemerintah Kabupaten Jayapura menyerahkan lima ekor sapi kurban melaui Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Jayapura, Kamis (29/7/20)

Penyerahan hewan kurban secara simbolis dilakukan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro yang diterima panitia pemotongan hewan kurban Masjid Al Aqsha Sentani bersama Ketua DMI Kabupaten Jayapura, H. Sakarudin.

Wakil Bupati, Giri Wijayantoro mengungkapkan penyerahan hewan kurban tersebut sebagai wujud kebersamaan pemerintah dengan umat Islam di Kabupaten Jayapura untuk merayakan Hari Raya Idul Adha kali ini.

“Jadi, meski di tengah pandemi Covid-19, Pemda Kabupaten Jayapura tetap memberikan support kepada umat muslim dengan penyerahan hewan kurban ini, semoga ini bisa menjadi penyemangat bagi kita semua,” ungkapnya kepada wartawan usai menyerahkan sapi kurban, Kamis (29/07/20).

Pembagian daging kurban nantinya, dari panitia di Masjid Agung Al Aqsha juga diberikan kepada umat lain di sekitar lokasi pemotongan hewan kurban.

Di kesempatan sama, Ketua DMI, H. Sakarudin mengungkapkan, lima ekor sapi kurban yang diserahkan pemerintah tersebut dibagikan kepada lima masjid di Kabupaten Jayapura.

“Karena jumlahnya setiap tahun terbatas, sehingga pembagiannya ke masjid-masjid secara bergiliran. Yang untuk tahun ini, satu untuk Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Masjid Al-Falakh Pasar Baru, Mushalla Darussalam Tanjung Elmo, Masjid Matlaul Anwar Doyo Baru, dan satu untuk Yayasan yang ada di Distrik Sentani Barat,” ungkapnya.

Pihak DMI pun mengimbau kepada setiap tempat yang menyelenggarakan pemotongan hewan kurban dapat melaksanakan dengan memenuhi protocol kesehatan di masa pandemic Covid-19.

Untuk jumlah tempat penyelenggaraan pemotongan hewan kurban se-Kabupaten Jayapura yang terdaftar di DMI Kabupaten Jayapura tercatat ada 69 titik.

“Data yang kami himpun dari Distrik Sentani Timur sampai Yapsi dan Kaureh, ada 69 titik tempat penyembelihan, baik itu masjid, lembaga keagamaan seperti pondok pesantren, lembaga pendidikan maupun organisasi kemasyarakatan Islam,” ungkapnya.

Dikatakan, ada lima masjid atau lembaga yang tidak melakukan pemotongan hewan kurban, yang dimungkinkan karena umatnya sedikit atau belum diberikan kemampuan untuk berkurban.

“Dan juga kami mengimbau kepada takmir ataupun panitia idul adha untuk bisa saling membantu, mana yang kurang bisa dibantu oleh Masjid yang ada kelebihan hewan kurbannya,” imbaunya.

Begitu juga dengan tata cara penyembelihan hewan kurban, yang mana telah diatur melalui Fatwa MUI maupun kementerian pertanian

Yaitu, untuk pendistribusian daging kurban kepada jamaah, diatur bahwa jamaah atau umat tidak boleh dating ke lokasi pemotongan hewan kurban, sehingga daging kurban diantar oleh panitia atau pengurus masjid ke jamaah di rumahnya masing-masing.

“Kemudian apabila hewan kurban itu jumlahnya banyak, maka dianjurkan dipotong tidak satu hari, tapi di tiga atau empat hari kedepan di hari-hari tasyrik,” jelasnya.

Selain itu, untuk pembagian daging kurban juga dianjurkan tidak terbatas pada umat muslim saja.

“Islam itu rahmatan lil alamin, jadi hasil daging kurban itu bisa didistribusikan kepada umat-umat lain yang membutuhkan,” jelasnya lagi.[yat]