Pusat Kuliner Sentani Papua ‘The Hele Yo’ Hadir di Pinggiran Danau Sentani

Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Khomlay Eluay saat meninjau lokasi pembangunan Pusat Kuliner Sentani 'The Hele Yo', di Kampung Sereh Tua, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (1/9/2021)
Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Khomlay Eluay saat meninjau lokasi pembangunan Pusat Kuliner Sentani 'The Hele Yo', di Kampung Sereh Tua, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (1/9/2021)

SENTANI, PapuaSatu.com – Sebuah pusat kuliner asli Sentani, yang diberi nama Pusat Kuliner Sentani Papua ‘The Hele Yo’, segera hadir dan dibuka di kawasan pinggiran Danau Sentani, tepatnya di sebuah bukit kecil di Kampung Sereh Tua, yang bersebelahan dengan menara navigasi.

Kehadirannya dimotori oleh Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Eluay, yang merupakan bantuan dari salah satu yayasan di Jakarta melalui Kodam XVII/Cenderawasih.

Pusat kuliner tersebut akan dibuka untuk masyarakat adat Sentani dalam memasarkan hasil pertanian, perkebunan dan perikanan, serta menjual hasil-hasil kuliner yang dilakukan oleh masyarakat adat itu sendiri, yang pembangunannya sudah mencapai 50 persen.

Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Khomlay Eluay mengatakan, sebelum pelaksanaan PON XX, pembangunannya sudah selesai dan masyarakat adat bisa menggunakan pusat kuliner tersebut.

“Di situ ada beberapa tempat untuk masyarakat adat menjual hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan bentuk-bentuk kuliner lainnya yang dilakukan oleh masyarakat adat di kampung-kampung yang ada di pinggiran Danau Sentani,” jelasnya saat ditemui wartawan di sela-sela meninjau proses pembangunan pusat kuliner tersebut, Rabu (1/9/21).

Yanto Eluay menerangkan, dengan adanya Pusat Kuliner Sentani Papua ‘Hele Yo’ tersebut, kedepannya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Terkait pengembangan kedepan dari pusat kuliner oleh masyarakat adat tersebut, pria yang juga Ketua Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua itu menyampaikan, bahwa mama-mama yang ada di kampung-kampung di pinggiran danau, juga akan dilatih bagaimana cara membuat kuliner dari bahan dasar tepung sagu.

“Tujuan lain dari pembangunan pusat kuliner tersebut agar lokasi itu lebih banyak dikunjungi oleh masyarakat lainnya,” ungkapnya lebih lanjut.

Dengan banyaknya pengunjung ke lokasi itu, akan berdampak bagi ekonomi masyarakat adat di kampung-kampung sekitar Danau Sentani.

Yanto Eluay yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura tersebut mengungkapkan juga bahwa nama ‘Hele Yo’ sendiri merupakan nama Kampung Sereh dalam bahasa Sentani.[yat]