Di Mamberamo Tengah, Lima Sekolah Tolak Program BIAS

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Lima sekolah di Kabupaten Mamberamo Tengah menolak program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dijalankan oleh Dinas Kesehatan (DINKES) Mamberamo Tengah pada Jum’at (22/10/21).

Penolakan tersebut dikarenakan kurangnya pemahaman imunisasi pada masa pandemi covid-19 sehingga menimbulkan perkembangan berita bohong dan masyarakat Memberamo Tengah mempengaruhi para orang tua murid.

Kendati demikian, Dinkes Mamberamo Tengah terus berupaya menyampaikan informasi dan edukasi kepada orang tua terkait imunisasi dan memperpanjang masa pemberian Imunisasi pada anak hingga Desember 2021.

“Total Sekolah dasar, sekitar dua puluh sekolah dalam satu kabupaten. Yang menolak BIAS ini di distrik Ilugwa 1, di Kelila 2, Kobakma 2, lima sekolah yang menolak, selain dari itu sudah lakukan,” ungkap Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Mamberamo Tengah, Elly Pagawak, SKM.

Elly jelaskan, program BIAS biasanya berakhir di bulan Oktober akan tetapi karena jarak yang jauh dan medan yang sulit dirempuh setiap distriknya, maka BIAS di Kabupaten Mamberamo Tengah dikerjakan hingga Desember 2021.

“Yang sudah kami lakukan sekitar 8 sekolah sisanya masih desa terjauh, kami belum ada program untuk jalan kesana, di upayakan dalam bulan ini. Kita tuntaskan dibulan berjalan hingga di Desember terakhir 2021,” jelasnya.

Ia pun beberkan permasalahan yang timbul sebelum adanya sosialisasi adalah rancunya pemahaman antara imunisasi dan vaksinasi covid-19 sehingga pihaknya melakukan pendekatan kepada orang tua murid.

“Kita sosialisasi ke guru-guru, lalu guru sampaikan informasi kepada orang tua, di situ ada yang terima ada yang tidak, kami akan memberikan penjelasan secara rinci kepada orang tua. Banyak salah paham antara imunisasi dengan vaksinasi,” tandas Elly. [ayu]