
NABIRE, PapuaSatu.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Nabire melaksanakan penyuluhan tentang minuman keras dan penyalahgunaan Narkotika yang dikemas bersama penyuluhan penganggulangan HIV-AIDS di Kabupaten Nabire yang digelar di Hotel Mavaria 2, Selasa (12/06/2018).
Penyuluhan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Papua oleh Sekretariat Daerah Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan.
Kaur Bin Ops Reserse Narkoba Polres Nabire, Ipda Syafri Jido, S.Hi mengenalkan beberapa jenis narkotika yang sudah mulai beredar di Kabupaten Nabire.
Disebutkannya, penyalahgunaan obat-obatan terlarang juga menjadi salah satu penyebab penularan penyakit HIV-AIDS.
“Kami Polres Nabire dalam hal ini Satuan Reserse Narkoba akan terus memerangi Narkoba dan tidak memilih baik itu kalangan atas maupun kalangan bawah, bahkan apabila mengetahui ada Penyalahgunaan Narkoba baik itu Pengguna atau Pengedar akan kami tindak sesuai dengan Hukum yang berlaku,” kata Ipda Syafri saat penyampaiaan penyuluhan.
Dirinyapun mengungkapkan, pada pertengahan tahun 2018 ini sudah 7 kasus dengan 8 tersangka yang ditangani oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Nabire yaitu Narkortika jenis Ganja dan Sabu.
Oleh sebab itu dirinya mengajak seluruh pihak yang ada di Kabupaten Nabire untuk dapat bersama-sama memerangi peredaran narkoba.
Karena obat-obatan ini selain dapat menjerumuskan orang ke hal-hal yang negatif, narkotika juga dapat merusak masa depan anak bangsa.
“Untuk memberantas peredaran Narkotika adalah tugas semua pihak yaitu unsur sekolah, elemen masyarakat, tokoh-tokoh agama dan pemerintah,” ungkap Ipda Syafri. [abe]










