UNICEF dan Yakenpa Gelar Pelatihan Kader Oky di Kota Jayapura

39

JAYAPURA, PapuaSatu.com – UNICEF bekerjasama dengan Yayasan Noken Papua (Yakenpa) menggelar pelatihan kepada Kader Oky di Kota Jayapura.

Bertempat di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Jayapura, kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd, M.Pd, Senin (25/7/2022).

Abdul Majid mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi dan berterima kasih atas terselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini memberikan penguatan advokasi kepada anak-anak usia SMP gadis-gadis remaja dalam manajemen kebersihan menstruasi.

“Ini adalah merupakan ilmu yang bagus, diskusikan dengan baik, disampaikan oleh pakar didampingi oleh para Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang kesiswaan,” katanya.

Ia juga berharap, nantinya ilmu yang didapatkan dapat menjadi bekal siswa-siswi yang hadir. “Dengan terbentuknya kader-kader Oky juga diharapkan bisa mereplikasikan kepada teman sekolah, maupun di forum-forum OSIS, sehingga dengan pengalaman dan pengetahuan ini anak-anak bisa mendapatkan informasi yang luas,” harap Abdul.

Sementara itu, Direktur Yakenpa, Nani Pundu menjelaskan tujuan kegiatan ini agar pihaknya dapat memberikan informasi terkait manajemen kebersihan menstruasi dan mendownload aplikasi Oky.

“Aplikasi Oky ini adalah salah satu sarana untuk mengetahui bagaimana remaja-remaja puteri menstruasi dan mitos-mitos yang ada dan lain sebaginya, ada target yang kita ingin berikan kepada sekolah ataupun adik-adik remaja pada umumnya, baik di komunitas manapun agar dapat mendownload aplikasi Oky untuk diterapkan di setiap bulannya, karena kegiatan ini dari mereka untuk mereka dan untuk masa depan mereka,” jelasnya.

Target yang diberikan untuk kota Jayapura, Nani ungkapkan sekitar 10.000 orang remaja putri. Hal-hal lainnya yang harus diperhatikan adalah manajemen kebersihan menstruasi, salah satunya toilet laki-laki dan perempuan harus terpisah hal ini juga sebagai salah satu penilaian akreditasi sekolah dan faktor kenyamanan, juga sarananya harus diperhatikan.

Nani mengaku, pihaknya akan terus menggaungkan lewat pertemuan forum kepala sekolah. “Kepala sekolah juga akan memberikan informasi ke setiap forum guru dengan tujuan utamanya adalah untuk kebersihan, kebersihan dimulai dari diri sendiri, dan lingkungan sekitar, kami juga akan mengajarkan menjahit pembalut kain, dan menjelaskan pembalut kain, pembalut kain yang hygienis dan ramah lingkungan. Untuk aplikasi Oky Papua dari Panitia Pusat Papua menjadi peringkat kedua pengguna aplikasi oky dari Jakarta,” pungkas Nani. [ayu]