Komitmen Swasembada Pangan, Dandim 1702/JWY Tinjau Lahan Tidur Di Distrik Assolokobal

WAMENA, PapuaSatu.com – Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Cpn Athenius Murip, S.H., M.H, meninjau lahan yang akan dijadikan sebagai lahan persawahan di Desa Helaluwa, Distrik Assolokobal, Kab. Jayawijaya, yang nantinya direncanakan ditanami padi, untuk menunjang Program Swasembada Pangan di Kab. Jayawijaya. Rabu (21/09/2022).

Hal ini dilakukan seiring dengan program pemerintah untuk menjamin kesediaan pangan di Provinsi Papua Khususnya Kab. Jayawijaya.

Dandim berharap kepada masyarakat yang berada di Distrik Assolokobal untuk memberdayakan lahan-lahan kosong dan dijadikan sebagai lahan pertanian.

“Dimana daerah yang banyak air (irigasi) akan ditanami tanaman padi dan untuk daerah yang agak kering akan ditanam produk pertanian lainnya seperti jagung, cabai dan kedelai serta ipere yang selama ini menjadi produk unggulan dikawasan Pegunungan Tengah Papua,” ujarnya.

Selain meninjau lahan yang akan dijadikan lahan pertanian, Dandim beserta rombongan juga melihat secara langsung tempat penggilingan padi yang ada di Distrik tersebut, penggilingan ini digunakan untuk menggiling padi hasil pertanian masyarakat setempat.

“Kodim 1702/JWY nantinya akan bekerjasama dengan pihak pertanian Kab. Jayawijaya guna membantu petani setempat,” kata Dandim.

Lebih lanjut dikatakan, Kodim 1702/JWY akan menyalurkan benih padi kepada kelompok tani yang ada di Distrik Assolokobal.

“Saya berharap para petani tidak menggunakan pupuk kimia, karena akan merusak unsur hara yang ada pada tanah, tanah di Wamena ini sudah cukup subur jadi tidak perlu menggunakan pupuk. Untuk pembukaan lahan nanti, kita akan dukung mesin babat rumput agar mempermudah proses pembersihan,” pungkas Dandim.

Salah satu petani, Poli Kosi, menyampaikan ucapan terimakasih dan menyambut baik niat dari pihak TNI AD melalui Kodim 1702/Jayawijaya, yang mana progam ini akan sangat membantu para petani guna memperoleh hasil panen yang berlimpah dan dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat petani setempat.

“Kami masyarakat Distrik Assolokobal sangat membuka diri dalam upaya kemajuan sistem pertanian di daerah kami demi ketahanan pangan di Distrik kami,” tuturnya.[redaksi]