
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Korem 172/PWY bekerjasama dengan PT. Lima Inti Sinergi menyelenggarakan pelatihan dan pembekalan kemampuan membangun dan mengoperasikan Base Transceiver Station (BTS) bagi generasi muda Papua.
Workshop “Pembekalan dan Pelatihan Generasi Muda Papua Untuk Membangun Papua dan NKRI” yang dilaksanakan selama lima hari di Makorem 172/PWY tersebut, sebagai upaya dalam membangun generasi muda Papua dalam meningkatkan SDM dengan dibekali kemampuan dan keterampilan untuk membangun jaringan Komunikasi.
Danrem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu program yang sangat baik bagi generasi muda Papua ke depannya.
“Kita semua tahu bahwa masih banyak daerah di Papua yang belum terjangkau dengan jaringan Komunikasi, sehingga menjadi salahsatu faktor penyebab ketertinggalan informasi dari dunia luar. Untuk itu, saya melihat ini sebagai program yang sangat baik, untuk membangun infrastruktur telekomunikasi di wilayah Papua”, kata Danrem, Senin (10/12).
Pembangunan BTS-BTS di Papua adalah tugas dari PT. Lima Inti Sinergi yang merupakan program dari pusat dalam rangka membangun jaringan komunikasi di wilayah Papua.
“Korem 172/PWY mencoba berkordinasi dan bekerjasama dengan harapan semuanya yang bekerja adalah orang Papua. Tujuannya agar bisa masuk ke daerah-daerah dan berkomunikasi dengan masyarakat setempat,” kata Dandrem.
Danrem mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan merupakan gelombang pertama, jika berhasil maka akan di cetak terus pada gelombang berikutnya.
“Hari ini kita ambil dulu wilayah Jayapura, makin lama nanti kita ambil sampai wilayah La Pago. Tadinya saya berharap dari benawa dan yalimo itu ada, karena saya minta bisa dibangunkan BTS disitu. Supaya apa? supaya nanti jalan itu bisa menghubungkan komunikasi antara masyarakat-masyarakat di wilayah benawa karena benawa akan menjadi wilayah yang besar nantinya, setelah jalan trans papua yang menuju ke wamena akan tembus, ya paling januari sudah ramai,” ungkapnya.
Dandrem meminta kepada semua pihak agar mengikuti pelatihan yang diselanggarakan sehingga menjadi contoh buat yang lain. “Kalau ini berhasil kita akan rekrut lagi yang lain, mungkin itu saudara kalian atau teman kalian. Sehingga nanti akan semakin banyak lagi anak-anak papua yang memiliki pekerjaan yang baik”, harap Danrem.
Sementara itu, Lilly Wasitova selaku ketua Tim PT. Inti Lima Sinergi merespon dengan baik tujuan dari Korem 172/PWY untuk merekrut putra Asli Papua untuk dilibatkan langsung dalam pembangunan BTS di wilayah Papua.
“Kami di sini datang bersama tim, dengan tujuan mencari dan berbagi ilmu bagi teman-teman di sini. Judulnya pelatihan untuk “Pembekalan dan Pelatihan Generasi Muda Papua Untuk Membangun Papua dan NKRI”, katanya.
Dirinya datangan karena 12 tahun sudah memiliki pengalaman keluar masuk dari Papua, dengan jaringan telekomunikasi hingga ke pelosok Indonesia. Namun di Papua masih banyak wilayah yang belum terjangkau komunikasi. “Untuk itu, kami ingin mengajak teman-teman di sini untuk belajar melakukan dan ikut membangun bersama,” tuturnya. [loy]










