Tingkatkan Sinergitas, TNI dan Polri Laksanakan Kolaborasi Integrasi Pendidikan dan Latihan

136

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Menindaklanjuti penandatanganan kerja sama antara TNI AD dengan Polri di bidang pendidikan, Kodam XVII/Cenderawasih bersama Polda Papua menggelar pendidikan pelatihan integrasi kampus kebangsaan.

Kegiatan integrasi pendidikan tersebut adalah untuk siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri dan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI yang dilaksanakan selama lima hari (12-16 Desember 2022).

Untuk wilayah Provinsi Papua, Diklat Integrasi dilaksanakan di Rindam XVII/Cenderawasih dan SPN Polda Papua, dengan jumlah siswa 20 orang dari SPN Polda Papua dan 20 orang siswa dari Rindam XVII/Cenderawasih, yang secara resmi dibuka dalam upacara di Lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (12/12/2022).

Bertindak sebagai Irup Kepala SPN Polda Papua Kombes Pol Marison Tober Hamonangan Sirait, S.I.K, didampingi Wadan Rindam Kolonel Inf Hendi Yustian Danang, S.I.P.

Penyematan tanda peserta didik Diklat Integrasi Kampus Kebangsaan kepada perwakilan peserta didik di Lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih

Dalam amanatnya Kepala Lemdiklat Polri, Komjen Pol Prof. Dr. H. Rycko Amelia Dahnial, M.Si yang dibacakan Kepala SPN Polda Papua Kombes Pol Marison Tober Hamonangan Sirait, S.I.K mengatakan, upacara tersebut merupakan awal dimulainya rangkaian kegiatan Diklat (Pendidikan Latihan) integrasi TNI–Polri dalam bentuk Kolaborasi untuk peserta didik Dikmaba TNI AD, TNI AL, TNI AU dan peserta didik Diktuba Polri,” ungkapnya.

Pendidikan integrasi tersebut dilaksakan di 13 Satdik Polri, 11 Satdik TNI AD dan 1 Satdik TNI AL dengan jumlah peserta didik sebanyak 7.306 orang, yang terdiri dari Polri 4.346 laki-laki dan 503 wanita, TNI AD 1.452 laki-laki dan 170 wanita, TNI AL 765 laki-laki dan 50 wanita, TNI AU 20 wanita.

Di tempat yang sama Wadan Rindam Kolonel Inf Hendi Yustian Danang, S.I.P membacakan amanatnya Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono, MA, mengatakan, pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan sumber daya Prajurit TNI AD dan Polri yang profesional.

“Kolaborasi Integrasi Siswa Dikmaba TNI AD dengan Siswa Diktukba Polri merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama antara TNI AD dengan Polri di bidang pendidikan yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

“Output yang diharapkan dari kolaborasi integrasi Siswa Dikmaba TNI AD dan Siswa Diktukba Polri adalah tumbuhnya bibit integrasi dan sinergi yang kuat dalam mewarnai institusi TNI dan Polri sebagai alat negara yang terdepan dalam menjaga pertahanan dan keamanan NKRI Indonesia. Kegiatan Kolaborasi integrasi yang dilaksanakan ini sangat bermanfaat dan strategis guna terwujudnya sinergitas TNI dan Polri,” pungkas Wadan Rindam Kolonel Inf Hendi Yustian Danang, S.I.P.

Ke depan, lanjutnya, tugas negara yang diemban oleh TNI dan Polri harus selalu bersama-sama, saling berkoordinasi, berintegrasi dan bersinergi.

“Untuk mempererat rasa kebersamaan akan dibentuk keluarga asuh yang terdiri dari siswa Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri. Melalui pembentukan keluarga asuh ini diharapkan dapat memberikan hasil dan dampak yang positif bagi soliditas dan sinergitas TNI dan Polri,” jelasnya.

“Saya minta kepada seluruh Bintara Siswa agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh kebanggaan, kebersamaan, dan semangat. Kepada para Bintara siswa, saya ucapkan selamat berinteraksi,” punkas Kolonel Inf Hendi Yustian Danang.

Adapun materi pendidikan dan pelatihan Integrasi yang diberikan yaitu Pengenalan Doktrin Matra, Pengenalan Fungsi Matra, Perbantuan TNI kepada Polri dan Perbantuan Polri kepada TNI, Operasi bersama TNI-Polri, dan kegiatan yang mendorong terwujudnya sinergitas dan soliditas melalui integrasi TNI-Polri.[redaksi]