TNI Gelar Pengobatan Keliling di Perbatasan RI-PNG

0
605

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST Pos Kout dan Pos Skamto melaksanakan kegiatan Pengobatan keliling di masyarakat Arso 8 Kampung Yammua dan kampung Yowong Kecamatan Arso Barat Kabupaten Keerom Provinsi Papua, Jum’at (17/01/2020).

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto, S.E., M.Si  mengatakan, pelayanan yang dilakukan anggota TNI kepada masyarakat di perbatasan RI-PNG sangatlah bermanfaat bagi masyarakat di Perbatasan.

Dimana tempat tinggal yang jauh dengan lokasi tempat pelayanan kesehatan yang membuat masyarakat merasa malas untuk datang berobat. “Jadi dengan adanya pengobatan keliling ini setidaknya dapat mengurangi beban masyarakat,” katanya.

Kapendam menerangkan, dalam kegiatan ini dihadiri sejumlah anggota yakni, Peltu I Dewa Agung (Bakes Satgas Yonif 713/ST), Serda Faisal, Serda Kheril, Serda Yohanes, Serda Odinius Zai (Bakes pos Skamto), Pratu Nanda Saputra, Pratu Yodi Rizki dan Prada Manteb.

“Kami pun berterimakasih karena masyarakat banyak tertolong dengan pelayanan yang diberikan anggota di lapangan. Dimana anggota banyak mengeluhkan penyakit, baik dari orang tua, ibu, bapak maupun anak-anak,” katanya.

Sementara Peltu I Dewa Agung dan Serda Odinius Zai selaku Bintara Kesehatan, mengatakan, Antusias masyarakat untuk berobat sangatlah tinggi bahkan masyarakat menunggu-nunggu kehadiran Satgas untuk melaksanakan pelayanan pengobatan keliling ini.

“Mereka merasa sangat tertolong karena mereka sadar untuk menuju ke rumah sakit membutuhkan waktu karena jarak antara tempat tinggal yang lumayan jauh”, ungkapnya.

Sementara itu, Ibu Elipenae salah satu masyarakat yang mendapatkan pengobatan mengucapkan banyak rasa terimakasih karena telah memberikan pelayanan kesehatan ini.

“Saya sangat berterimakasih kepada Bapak TNI dari Satgas Yonif 713/ST Pos Kout dan pos Skamto yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada kami masyarakat di Kampung Yammua dan kampung Yowong semoga kedepannya kegiatan ini akan terus terlaksana demi kesehatan masyarakat di Perbatasan,” pungkasnya. [redaksi]